Samarinda (Humas) — Dalam rangka memperingati Hari
Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur
menggelar Seminar Kesehatan bertajuk “Generasi Cerdas Pilih Sehat: Merdeka
Tanpa Asap Rokok dan Vape” di Ruang Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim,
Kamis (14/8).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam upaya
menurunkan angka prevalensi merokok pada usia remaja 10–21 tahun, sekaligus
mendorong terwujudnya Indonesia yang sehat dan bebas asap. Acara dihadiri oleh Lintas
Sektoral, antara lain: H. Ridla, Kasi PD Pontren, mewakili Plt Kepala Kemenag
Samarinda, Staff Bidang Bimas Islam Kemenag Kota Samarinda, Perwakilan lintas
sektoral dari Pemkot Samarinda, Perwakilan organisasi kesehatan dan universitas,
serta para siswa delegasi dari sekolah-sekolah di Samarinda untuk memperkuat
kesadaran generasi muda tentang bahaya rokok dan vape.
Dikutip dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda,
berdasarkan Susenas Maret 2022, jumlah penduduk berusia 15 tahun ke atas yang
merokok di Samarinda mencapai 17,60 %, dengan rata-rata konsumsi sekitar 86
batang rokok per minggu
Angka ini menunjukkan bahwa rokok telah menembus kalangan
masyarakat umum, termasuk para pelajar, dan merupakan indikator penting bahwa
kampanye seperti ini benar-benar dibutuhkan
Melalui diskusi dan paparan materi, para peserta diajak
memahami dampak negatif rokok dan vape terhadap kesehatan fisik maupun mental.
Kehadiran pelajar menjadi fokus penting agar pesan kampanye ini dapat
menjangkau kalangan muda secara lebih efektif.
Dalam kesempatan tersebut, diserukan ajakan bersama untuk
mengampanyekan gaya hidup sehat tanpa rokok. “Mari wujudkan Indonesia yang
lebih sehat dengan kampanye proaktif Merdeka Tanpa Asap Rokok,” menjadi
seruan inti yang menggema di akhir acara.
Seminar ini diharapkan menjadi titik awal sinergi antar instansi,
dunia pendidikan, dan masyarakat untuk membentuk generasi yang sadar kesehatan,
produktif, dan bebas dari bahaya asap rokok maupun vape. (Rey/foto:PDP)
