Samarinda (Humas) – MI Ma'arif NU 003 Samarinda menyelenggarakan Workshop Review Dokumen 1 dan 2, Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Tahun Pelajaran 2026/2027, serta Smart Learning and Character Center (SLCC) pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mempersiapkan pelaksanaan tahun ajaran baru sekaligus memperkuat standar mutu pendidikan dan tata kelola madrasah agar semakin berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Workshop yang berlangsung di lingkungan MI Ma'arif NU 003
Samarinda ini diikuti oleh 39 orang pendidik dan 4 orang tenaga kependidikan.
Kegiatan juga mendapat pendampingan dari Pengawas Manajerial Madrasah Kota
Samarinda, Drs. H. Muhammad Masrukin, S.Pd., M.Pd.I., yang hadir untuk
memberikan pembinaan serta penguatan terhadap implementasi kebijakan pendidikan
madrasah menjelang dimulainya Tahun Pelajaran 2026/2027.
Dalam kesempatan tersebut, workshop menghadirkan narasumber Imran,
M.Pd. dan M. Yahya, M.Kom., bersama Kepala MI Ma'arif NU 003 Samarinda, Taibah,
S.Pd.I. Berbagai materi strategis disampaikan, mulai dari penyempurnaan Dokumen
1 yang memuat visi, misi, tujuan, dan kebijakan madrasah, hingga Dokumen 2 yang
berisi perangkat pembelajaran sebagai pedoman pelaksanaan proses belajar
mengajar. Selain itu, peserta juga memperoleh penguatan mengenai implementasi Kurikulum
Berbasis Cinta (KBC) sebagai salah satu kebijakan Kementerian Agama yang
menekankan pembelajaran berbasis nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang,
toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman.
Materi mengenai Smart Learning and Character Center (SLCC) turut
menjadi perhatian dalam workshop ini. Konsep SLCC diharapkan mampu mendorong
terciptanya ekosistem pembelajaran yang inovatif dengan memanfaatkan teknologi
digital secara bijak, sekaligus menguatkan pendidikan karakter peserta didik
agar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan
nilai-nilai moral dan keagamaan.
Pengawas Manajerial Madrasah Kota Samarinda, Drs. H. Muhammad
Masrukin, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kesiapan dokumen kurikulum,
perencanaan pembelajaran, serta penguatan kompetensi pendidik merupakan fondasi
penting dalam mewujudkan madrasah yang unggul dan bermutu. Menurutnya, workshop
seperti ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi seluruh tenaga pendidik
dan kependidikan sehingga pelaksanaan pembelajaran pada tahun ajaran baru dapat
berjalan secara terarah, efektif, dan sesuai dengan kebijakan Kementerian
Agama.
Sementara itu, Kepala MI Ma'arif NU 003 Samarinda, Taibah,
S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pengawas Manajerial serta para
narasumber yang telah memberikan pendampingan dan berbagi pengalaman kepada
seluruh peserta. Ia berharap hasil workshop tidak hanya menghasilkan dokumen
kurikulum yang lebih baik, tetapi juga mampu meningkatkan kompetensi guru dalam
menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, membangun budaya
mutu, serta menghadirkan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, MI Ma'arif NU 003 Samarinda menegaskan
komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui
penyempurnaan dokumen kurikulum, optimalisasi implementasi Kurikulum Berbasis
Cinta, serta pengembangan Smart Learning and Character Center (SLCC). Sinergi
antara kepala madrasah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, narasumber, dan
Pengawas Manajerial diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan madrasah
yang unggul, berkarakter, dan siap memberikan layanan pendidikan terbaik bagi
peserta didik pada Tahun Pelajaran 2026/2027. (dna/foto:pp)
