Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog

Samarinda (Humas) - Madrasah Aliyah (MA) Al Mujahidin Samarinda kembali melaksanakan Ujian Madrasah (UM) Tahun 2026 bagi peserta didik kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih dua pekan, dimulai pada tanggal 30 Maret hingga 10 April 2026, dan dilaksanakan di lingkungan MA Al Mujahidin Samarinda dengan suasana yang tertib, kondusif, dan penuh semangat.



Ujian Madrasah merupakan salah satu agenda penting dalam kalender pendidikan madrasah yang berfungsi sebagai bentuk penilaian akhir terhadap hasil belajar peserta didik. Kegiatan ini diselenggarakan langsung oleh pihak madrasah dengan tujuan utama untuk menilai pencapaian kompetensi siswa pada seluruh mata pelajaran yang telah ditempuh selama masa pendidikan. Hasil dari ujian ini nantinya akan menjadi salah satu indikator dalam menentukan kelulusan peserta didik sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan yang berlaku.

Sebanyak 49 siswa kelas XII mengikuti Ujian Madrasah Tahun 2026 dengan penuh kesiapan. Para peserta tampak antusias dan serius dalam mengerjakan setiap soal yang diujikan. Hal ini tidak terlepas dari berbagai persiapan yang telah dilakukan sebelumnya, baik oleh pihak madrasah maupun oleh siswa itu sendiri, seperti kegiatan pembelajaran intensif, pendalaman materi, serta simulasi ujian berbasis komputer.

Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan ini Pengawas Madrasah, Bapak Imran, M.Pd., yang melakukan pemantauan secara langsung guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kehadiran perwakilan Ketua Yayasan Madrasah, Bapak Dr. H. Beaquni, M.Pd., juga menjadi bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan serta komitmen bersama dalam menjaga mutu pendidikan di MA Al Mujahidin Samarinda.

Dalam pelaksanaannya, Ujian Madrasah Tahun 2026 ini menggunakan sistem Computer Based Test (CBT). Penerapan sistem CBT menjadi langkah maju dalam mendukung transformasi digital di lingkungan madrasah. Selain lebih efisien dalam penggunaan waktu dan sumber daya, sistem ini juga mampu meningkatkan objektivitas serta transparansi dalam proses penilaian. Dengan CBT, hasil ujian dapat diperoleh secara lebih cepat dan akurat, sekaligus meminimalisir potensi kesalahan dalam proses koreksi.

Adapun materi yang diujikan dalam Ujian Madrasah mencakup seluruh mata pelajaran, baik mata pelajaran wajib, pilihan, maupun muatan lokal. Hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kemampuan akademik peserta didik setelah menempuh proses pembelajaran selama tiga tahun di jenjang Madrasah Aliyah.

Pihak madrasah juga telah mempersiapkan berbagai sarana dan prasarana penunjang guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar. Mulai dari kesiapan perangkat komputer, jaringan internet, hingga pengawasan yang ketat, semuanya diatur secara sistematis demi menjaga integritas pelaksanaan ujian. Selain itu, para panitia dan pengawas juga berperan aktif dalam memberikan arahan serta memastikan setiap peserta mengikuti ujian sesuai dengan tata tertib yang telah ditetapkan.

Melalui pelaksanaan Ujian Madrasah ini, diharapkan seluruh peserta didik dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya serta meraih hasil yang optimal. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi refleksi atas proses pembelajaran yang telah dilaksanakan oleh madrasah, sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pendidikan di masa yang akan datang.

Dengan semangat dan kerja keras yang telah ditunjukkan oleh seluruh pihak, MA Al Mujahidin Samarinda optimis dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik serta siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun berkontribusi di tengah masyarakat. (DNA/foto:PP)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30