Samarinda (Humas) - Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kota Samarinda sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Review Dokumen 1 dan Integrasi Deep Learning dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (18/07/2026) di MIN 2 Samarinda ini dihadiri oleh para kepala madrasah ibtidaiyah serta pengawas madrasah Kota Samarinda.
Hadir mewakili Kepala Kantor
Kementerian Agama Kota Samarinda, Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi
Penmad), Edy Soltami, S.Ag., M.AP, memberikan pengarahan sekaligus membuka
secara resmi kegiatan workshop tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan
pentingnya evaluasi berkala terhadap Dokumen 1 Kurikulum Madrasah agar
senantiasa relevan dengan perkembangan zaman serta regulasi terbaru. Beliau
menyampaikan bahwa penyusunan dan review Dokumen 1 bukan sekadar pemenuhan
administrasi, melainkan komitmen bersama dalam merancang arah pendidikan
madrasah yang adaptif, inovatif, dan berkarakter, di mana pengintegrasian
pendekatan pembelajaran seperti deep learning dan Kurikulum Berbasis
Cinta (KBC) akan membentuk ekosistem belajar yang humanis dan berbobot.
Sementara itu, Pengawas Madrasah
Kemenag Kota Samarinda, Drs. Muhammad Masrukin S.Pd,M.Pd.I, dan narasumber Siti Djulaikah, S.Pd., M.Pd, bertindak sebagai
narasumber utama dalam lokakarya ini. Dalam pemaparannya yang intensif dengan
total beban belajar berdurasi 20 Jam Pelajaran (JP), beliau mengupas secara
komprehensif strategi peninjauan Dokumen 1 hingga penyusunan perangkat
pembelajaran modern.
Siti Djulaikah memaparkan bahwa
pendekatan deep learning menuntut pendidik untuk membawa siswa memahami
konsep secara mendalam, kritis, dan reflektif, bukan sekadar hafalan. Integrasi
pendekatan ini ke dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) semakin memperkuat
fondasi kasih sayang, nilai keagamaan, serta akhlakul karimah dalam proses
kegiatan belajar mengajar di madrasah.
Selama pelaksanaan workshop, para
peserta diajak mendalami berbagai materi penting, dimulai dari kebijakan
Kementerian Agama mengenai penguatan kurikulum madrasah dan implementasi deep
learning, dilanjutkan dengan review teknis Dokumen 1 Kurikulum Madrasah
sesuai regulasi terbaru. Selanjutnya, narasumber memandu peserta dalam memahami
implementasi pendekatan deep learning pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah,
penyusunan modul ajar serta perangkat pembelajaran, praktik penyusunan dokumen
secara langsung, hingga diakhiri dengan sesi presentasi hasil, refleksi, dan
penyusunan langkah tindak lanjut di madrasah masing-masing.
Ketua KKMI Kota Samarinda, Tajudin,
S.Pd.I., M.Pd, bersama Ketua Panitia Pelaksana, H. Zaenal Mustofa, S.Pd.I,
menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme para peserta yang hadir membawa
laptop dan dokumen kurikulum masing-masing. Diskusi aktif dan sesi praktik
kerja mandiri mewarnai sepanjang jalannya kegiatan hingga akhir acara.
Dengan diselenggarakannya kegiatan
ini, Kementerian Agama Kota Samarinda berharap seluruh Madrasah Ibtidaiyah di
Kota Samarinda semakin siap menyongsong tahun ajaran baru dengan dokumen
kurikulum yang bermutu, terstruktur, serta mampu melahirkan generasi madrasah
yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia. (dna/foto:pp)
