Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Penmad
  • 2026-07-28 12:40:01
  • 19

Samarinda (Humas) - Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kota Samarinda sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Review Dokumen 1 dan Integrasi Deep Learning dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (18/07/2026) di MIN 2 Samarinda ini dihadiri oleh para kepala madrasah ibtidaiyah serta pengawas madrasah Kota Samarinda.


Hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), Edy Soltami, S.Ag., M.AP, memberikan pengarahan sekaligus membuka secara resmi kegiatan workshop tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap Dokumen 1 Kurikulum Madrasah agar senantiasa relevan dengan perkembangan zaman serta regulasi terbaru. Beliau menyampaikan bahwa penyusunan dan review Dokumen 1 bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan komitmen bersama dalam merancang arah pendidikan madrasah yang adaptif, inovatif, dan berkarakter, di mana pengintegrasian pendekatan pembelajaran seperti deep learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) akan membentuk ekosistem belajar yang humanis dan berbobot.

Sementara itu, Pengawas Madrasah Kemenag Kota Samarinda,  Drs. Muhammad Masrukin S.Pd,M.Pd.I, dan narasumber Siti Djulaikah, S.Pd., M.Pd, bertindak sebagai narasumber utama dalam lokakarya ini. Dalam pemaparannya yang intensif dengan total beban belajar berdurasi 20 Jam Pelajaran (JP), beliau mengupas secara komprehensif strategi peninjauan Dokumen 1 hingga penyusunan perangkat pembelajaran modern.

Siti Djulaikah memaparkan bahwa pendekatan deep learning menuntut pendidik untuk membawa siswa memahami konsep secara mendalam, kritis, dan reflektif, bukan sekadar hafalan. Integrasi pendekatan ini ke dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) semakin memperkuat fondasi kasih sayang, nilai keagamaan, serta akhlakul karimah dalam proses kegiatan belajar mengajar di madrasah.

Selama pelaksanaan workshop, para peserta diajak mendalami berbagai materi penting, dimulai dari kebijakan Kementerian Agama mengenai penguatan kurikulum madrasah dan implementasi deep learning, dilanjutkan dengan review teknis Dokumen 1 Kurikulum Madrasah sesuai regulasi terbaru. Selanjutnya, narasumber memandu peserta dalam memahami implementasi pendekatan deep learning pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah, penyusunan modul ajar serta perangkat pembelajaran, praktik penyusunan dokumen secara langsung, hingga diakhiri dengan sesi presentasi hasil, refleksi, dan penyusunan langkah tindak lanjut di madrasah masing-masing.

Ketua KKMI Kota Samarinda, Tajudin, S.Pd.I., M.Pd, bersama Ketua Panitia Pelaksana, H. Zaenal Mustofa, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme para peserta yang hadir membawa laptop dan dokumen kurikulum masing-masing. Diskusi aktif dan sesi praktik kerja mandiri mewarnai sepanjang jalannya kegiatan hingga akhir acara.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Samarinda berharap seluruh Madrasah Ibtidaiyah di Kota Samarinda semakin siap menyongsong tahun ajaran baru dengan dokumen kurikulum yang bermutu, terstruktur, serta mampu melahirkan generasi madrasah yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia. (dna/foto:pp) 

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30