Samarinda
(Humas) Sebanyak 17 penghulu KUA Kecamatan se-Kota Samarinda dengan fashih
membaca kitab kuning yang disajikan dalam ajang MusabaqohTilawatil Kutub (MTK) Tingkat Kota Samarinda Tahun 2022
oleh panitia penyelenggara seksi Bimas Islam pada Kamis (13/10), di Aula Kantor
Kementerian Agama Kota Samarinda.
Kasi
Bimas Islam, H. Ikhwan Saputera, S.Kom, M.Sos., menyampaikan laporannya bahwa
acara MTK tingkat Kota Samarinda ini digelar sebagai upaya mempersiapkan para
penghulu untuk mengikuti ajang kompetisi MTK tingkat propinsi sehingga peserta
terbaik juara satu, dua dan tiga akan dikirimkan ke tingkat propinsi Kaltim.
Selain
itu, penghulu hendaknya juga meningkatkan kemahirannya dalam membaca, menelaah
dan menyampaikan makna dari kitab kuning, karena banyak ilmu keagamaan yang
dapat diserap dan digunakan sebagai sumber rujukan untuk berbagai disiplin ilmu
dari kitab kuning tersebut, misalnya tentang pernikahan dan segala
problematikanya
Dalam
sambutannya, kepala Kankemenag Kota Samarinda melalui Kepala Sub Bagian Tata
Usaha, Dra. Hj. Rahmi Roihana, M.Pd.I., menyampaikan bahwa acara MTK ini
merupakan ajang untuk bersaing dalam kefashihan membaca kitab yang benar dan
baik serta penelahaan atas kandungan bahasa, maupun maknanya secara mendalam,
sehingga penghulu diharapkan benar benar memahami arti ayat dan kalimat dalam
kitab kuning tersebut.
Selain
itu, kefahaman terhadap kitab adalah hal yang perlu untuk dilakukan apalagi
bagi penghulu yang notabene selalu berhubungan langsung dalam fungsi pelayanan
nikah di masyarakat serta diharapkan mampu menjadi ujung tombak sebagai pelayan
umat di lingkungan kementerian Agama.
“Dengan
kemampuan membaca kitab, kita siapkan nantinya lebih banyak lagi penghulu
maupun pegawai di jajaran kemenag yang mampu membaca, menelaah dan memahami
kitab sebagai sumber ilmu agama secara mendalam”.
Adapan
Dewan Juri dalam Kegiatan MTK tahun ini melibatkan Dosen Dari UNISI Samarinda
dan UNU Kaltim. (Han)
