Samarinda (Humas) - Kementerian Agama Kota Samarinda terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini melalui kegiatan pendampingan yang dilaksanakan di RA Al Mubarokah pada Senin (25/5). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan kualitas layanan pendidikan di tingkat Raudhatul Athfal (RA) berjalan optimal, baik dari sisi pembelajaran maupun pengelolaan lembaga.
Pendampingan ini dihadiri oleh Hj. Nina, S.Pd., M.Pd.I yang secara langsung memberikan arahan, pembinaan, serta motivasi kepada para tenaga pendidik. Kehadiran beliau disambut antusias oleh para guru RA Al Mubarokah yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan keterbukaan untuk belajar serta berkembang.
Kegiatan pendampingan dilaksanakan sebagai bentuk penguatan kapasitas guru dalam menghadapi dinamika pendidikan anak usia dini yang terus berkembang. Dalam arahannya, Hj. Nina menekankan pentingnya peran guru RA sebagai fondasi awal dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, guru tidak hanya dituntut untuk mengajar, tetapi juga menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, serta akhlak mulia kepada peserta didik sejak dini.
Selain itu, pendampingan juga difokuskan pada peningkatan kualitas metode pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Guru didorong untuk mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif sehingga anak-anak dapat belajar dengan nyaman, aktif, dan penuh keceriaan. Penggunaan media pembelajaran yang variatif serta pendekatan yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini menjadi salah satu poin penting yang dibahas dalam kegiatan tersebut.
Tidak hanya itu, aspek pengelolaan kelas dan administrasi pembelajaran juga menjadi perhatian dalam pendampingan ini. Para guru diberikan pemahaman terkait pentingnya perencanaan pembelajaran yang sistematis, evaluasi yang berkelanjutan, serta dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu lembaga secara menyeluruh.
Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar pendidik. Dalam suasana yang hangat dan interaktif, para guru menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, mulai dari karakter peserta didik yang beragam hingga keterbatasan sarana prasarana. Diskusi yang berlangsung memberikan solusi dan perspektif baru yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan para tenaga pendidik di RA Al Mubarokah semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya. Kementerian Agama Kota Samarinda juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan dan pengawasan yang konstruktif.
Dengan adanya pendampingan ini, RA Al Mubarokah diharapkan mampu menjadi lembaga pendidikan anak usia dini yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga berhasil membentuk generasi yang berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman sejak usia dini. (DNA/foto:PP)
