Samarinda (Humas) - Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mendukung implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Madrasah Darussalam International Boarding School (MTs dan MA) menggelar Workshop Smart Learning and Character Center (SLCC) pada Senin (6/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Madrasah Darussalam International Boarding School ini diikuti oleh seluruh guru MTs dan MA dengan penuh antusias.
Workshop ini diselenggarakan
sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam menyusun perangkat
pembelajaran mendalam (deep learning) berbasis cinta melalui pemanfaatan
teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI). Penguatan kompetensi
tersebut diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih inovatif,
efektif, dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik.
Hadir sebagai narasumber, Muhammad
Yahya, M.Kom, yang menyampaikan materi mengenai pemanfaatan digitalisasi dan
kecerdasan buatan dalam mendukung penyusunan perangkat ajar yang kreatif,
kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Dalam
paparannya, ia menjelaskan berbagai strategi dan aplikasi berbasis AI yang
dapat dimanfaatkan guru untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan,
hingga evaluasi pembelajaran tanpa mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan dan
pendidikan karakter.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh
Pengawas Manajerial Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Imran, M.Pd.,
Kepala MA Darussalam International Boarding School, Ayu Wanti Wanti, M.Pd.,
Kepala MTs Darussalam International Boarding School, Suharmoko, M.Pd., serta
seluruh dewan guru MTs dan MA.
Dalam arahannya, Pengawas
Manajerial Kementerian Agama Kota Samarinda, Imran, M.Pd., menyampaikan
apresiasi atas terselenggaranya workshop yang dinilai sejalan dengan arah
kebijakan transformasi pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. Menurutnya,
guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu menghadirkan
pembelajaran yang tidak hanya memanfaatkan teknologi, tetapi juga tetap
mengedepankan nilai-nilai karakter, akhlak mulia, dan semangat Kurikulum
Berbasis Cinta.
Sementara itu, Kepala MA
Darussalam International Boarding School, Ayu Wanti Wanti, M.Pd., berharap
kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi para guru untuk terus mengembangkan
inovasi dalam proses pembelajaran. Dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi
digital dan AI secara bijaksana, guru diharapkan mampu menciptakan pengalaman
belajar yang lebih menarik, bermakna, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Selama workshop berlangsung, para
peserta tidak hanya mendapatkan materi konseptual, tetapi juga mengikuti sesi
praktik penyusunan perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi
digital dan pemanfaatan Artificial Intelligence. Diskusi interaktif serta sesi
berbagi pengalaman antarguru menjadi bagian penting dalam memperkaya wawasan
dan keterampilan peserta.
Melalui Workshop Smart Learning
and Character Center (SLCC), Madrasah Darussalam International Boarding School
menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik
sekaligus mendukung transformasi pendidikan di lingkungan madrasah. Diharapkan,
hasil dari kegiatan ini mampu diimplementasikan dalam proses pembelajaran
sehingga melahirkan peserta didik yang unggul, berkarakter, adaptif terhadap
perkembangan teknologi, serta tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan
kemanusiaan. (dna/foto:pp)
