Samarinda (Humas) – Dalam upaya memperkuat koordinasi dan meningkatkan mutu pengelolaan pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kota Samarinda melaksanakan pertemuan rutin pada Kamis, (06/11) bertempat di MIN 1 Samarinda. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala Madrasah Ibtidaiyah se-Kota Samarinda, yang berjumlah 31 madrasah, serta dihadiri oleh dua pengawas madrasah, yaitu H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd. dan Drs. H. Muhammad Masrukin, M.Pd.I., yang turut memberikan pendampingan dan penguatan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Pertemuan yang dipimpin langsung
oleh Ketua KKMI Kota Samarinda, Tajudin, S.Pd.I., M.Pd., ini menjadi momentum
penting bagi para kepala madrasah dalam membahas berbagai agenda strategis yang
akan dilaksanakan menjelang akhir tahun 2025. Kegiatan berjalan dalam suasana
akrab, dinamis, dan penuh semangat kolaboratif, mencerminkan kekompakan dan
keseriusan para kepala madrasah dalam mengembangkan mutu pendidikan di
lingkungan Madrasah Ibtidaiyah.
Beberapa poin utama yang menjadi
pembahasan dalam pertemuan tersebut antara lain persiapan Rapat Koordinasi
Kepala MI se-Kota Samarinda yang akan dilaksanakan pada 8–9 November 2025, persiapan
kegiatan peringatan Hari Guru Nasional pada 25 November 2025, serta pelaksanaan
Asesmen Madrasah (AM) yang akan dimulai pada 26 November 2025. Selain itu,
peserta juga membahas tentang dukungan aktif madrasah ibtidaiyah dalam
rangkaian kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Tahun 2026.
Kehadiran dua pengawas madrasah, H.
Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd. dan Drs. H. Muhammad Masrukin, M.Pd.I., memberikan
makna tersendiri bagi kegiatan ini. Keduanya turut mendampingi dan memberikan
arahan mengenai pentingnya sinergi antara pengawas, kepala madrasah, dan
pengurus KKMI dalam menyukseskan setiap program kerja yang telah direncanakan.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan agar
madrasah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki tata kelola
yang baik dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh.
Kegiatan ini juga menjadi wadah
bagi para kepala madrasah untuk saling berbagi pengalaman, berdiskusi tentang
berbagai tantangan di lapangan, serta mencari solusi bersama dalam meningkatkan
efektivitas penyelenggaraan pendidikan di tingkat ibtidaiyah. Melalui
koordinasi yang baik antar-madrasah, diharapkan seluruh agenda kegiatan
pendidikan dapat berjalan dengan lebih terencana, efisien, dan berdampak
positif bagi perkembangan madrasah di Kota Samarinda.
Pertemuan KKMI kali ini
menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat antar kepala madrasah ibtidaiyah
dalam menyatukan langkah dan visi. Seluruh peserta sepakat bahwa keberhasilan
madrasah dalam menjalankan program tidak lepas dari dukungan berbagai pihak,
termasuk peran aktif pengawas madrasah yang terus memberikan bimbingan dan
pembinaan.
Dengan terlaksananya kegiatan
ini, diharapkan KKMI Kota Samarinda dapat menjadi wadah yang produktif dalam
membangun komunikasi dan kerja sama yang solid antar madrasah. Sinergi antara
pengawas, kepala madrasah, dan pengurus KKMI menjadi kunci utama dalam
mewujudkan madrasah ibtidaiyah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing,
sesuai dengan semangat “Madrasah Mandiri, Berprestasi, dan Bermartabat.” (DNA/foto:PP)
