Samarinda (Humas) - Kelompok
Kerja Kepala Madrasah Aliyah (K3MA) Kota Samarinda kembali menggelar pertemuan
rutin dalam bentuk kegiatan silaturrahmi yang berlangsung di MA Darussalam
Boarding School, Jalan Harapan Baru, Loa Janan Ilir Samarinda. Pada Senin
(21/07) dimulai pukul 08.00 WITA ini
dihadiri oleh Kepala Madrasah Aliyah se-Kota Samarinda, unsur pengawas, pejabat
Kementerian Agama Kota Samarinda, serta pengurus yayasan terkait.
Pertemuan rutin ini menjadi wadah
strategis untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar kepala madrasah dalam
upaya meningkatkan mutu pendidikan Madrasah Aliyah di Samarinda. Kegiatan ini
juga menjadi momen untuk bertukar informasi, mendiskusikan berbagai kebijakan
terkini, serta merumuskan langkah-langkah strategis yang akan mendukung
kemajuan pendidikan di lingkungan madrasah.
Hadir pada kesempatan tersebut
Ketua Dewan Pembina Yayasan Masjid Raya Darussalam sekaligus Direktur Eksekutif
Madrasah Darussalam IBS, Bapak Dr. H. Farid Wadjdy, M.Pd.; Ketua Yayasan Masjid Raya
Darussalam Samarinda, Bapak H. Arnani, S.Ag., M.Pd.; Kepala Seksi Pendidikan Madrasah
Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Bapak Edy Soltami, S.Ag. M.AP ; Ketua
Pokjawas Madrasah Kota dan Provinsi; Pengawas Bapak Drs. H. Jumian dan Bapak
Imran, M.Pd; serta seluruh Kepala Madrasah Aliyah di Kota Samarinda.
Dalam agenda yang cukup padat
tersebut, beberapa poin penting dibahas secara mendalam. Salah satunya adalah
arahan terkait implementasi pendekatan pembelajaran Deep Learning yang semakin
relevan dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Selain itu,
Kurikulum Cinta yang bertujuan menanamkan nilai-nilai karakter dan moral dalam
pembelajaran juga menjadi fokus pembahasan.
Selain aspek pembelajaran,
percepatan proses pencetakan ijazah menjadi perhatian utama untuk memastikan
kelancaran administrasi akademik siswa Madrasah Aliyah. Evaluasi capaian
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) juga dikaji untuk memetakan keberhasilan
dan tantangan dalam proses seleksi masuk Madrasah Aliyah.
Tidak kalah penting, kegiatan ini
juga membahas mengenai penerimaan dan pemanfaatan bantuan pemerintah, khususnya
Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Kepala Seksi Pendidikan Madrasah
mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana
bantuan agar dapat digunakan secara optimal untuk mendukung proses pembelajaran
dan fasilitas madrasah.
Kegiatan ini menegaskan bahwa
kolaborasi dan kepemimpinan yang solid menjadi kunci utama dalam menghadapi
berbagai tantangan pendidikan saat ini. Melalui silaturrahmi ini, kepala
madrasah dapat semakin berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan
pendidikan, menguatkan karakter siswa, serta menyiapkan generasi masa depan
yang unggul dan berakhlak mulia.
Kegiatan diakhiri dengan sesi
tanya jawab dan diskusi interaktif yang memberikan kesempatan bagi peserta
untuk berbagi pengalaman serta mengusulkan berbagai inovasi demi kemajuan
Madrasah Aliyah di Kota Samarinda. Kesepakatan bersama pun dibuat untuk melanjutkan
berbagai program strategis yang telah dirancang, sebagai bagian dari upaya
peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Melalui pertemuan ini, diharapkan
seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Madrasah Aliyah dapat semakin solid
dan bersinergi dalam menjalankan visi dan misi pendidikan yang unggul,
profesional, dan berakhlak mulia di Kota Samarinda. (DNA/foto:PP)
