Samarinda (Humas) – Upaya meningkatkan mutu dan profesionalisme guru terus dilakukan oleh MTs. Al-Wa’id. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah penyelenggaraan Seminar Pendidikan bertema “Growth Mindset for Great Teacher” yang berlangsung pada Selasa (04/11), di aula MTs. Al-Wa’id Samarinda.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak
Imran, M.Pd., selaku Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Samarinda, yang
memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan peningkatan
kapasitas guru tersebut. Hadir pula Waspudin Nasya, S.H.I. selaku Kepala MTs.
Al-Wa’id yang membuka acara secara resmi, serta Khaerul Fadly, S.Pd. sebagai
narasumber utama. Selain para dewan guru, kegiatan ini juga diikuti oleh
mahasiswa PKL dari UINSI Samarinda.
Secara keseluruhan, kegiatan ini
diikuti oleh 23 peserta, terdiri dari 17 orang guru dan 6 mahasiswa PKL. Para
peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat narasumber
memaparkan konsep growth mindset yang menjadi inti dari kegiatan ini.
Dalam paparannya, Khaerul Fadly,
S.Pd. menjelaskan bahwa growth mindset merupakan pola pikir yang
meyakini bahwa kemampuan dan kecerdasan seseorang dapat terus dikembangkan
melalui usaha, belajar, dan ketekunan. Sebaliknya, fixed mindset atau
pola pikir tetap sering kali menjadi penghambat seseorang untuk berkembang
karena merasa kemampuan yang dimiliki sudah bersifat bawaan dan tidak dapat
ditingkatkan.
“Dengan memiliki growth
mindset, seorang pendidik akan lebih terbuka terhadap tantangan, tidak
takut gagal, dan selalu berusaha mencari cara untuk menjadi lebih baik. Inilah
yang menjadi ciri guru hebat—guru yang terus tumbuh dan menginspirasi,” ujarnya
di hadapan peserta seminar.
Sementara itu, Bapak Imran, M.Pd.,
dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada MTs. Al-Wa’id atas inisiatif
menyelenggarakan kegiatan yang sangat relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan
saat ini. Ia menekankan bahwa guru harus mampu menyesuaikan diri dengan
perubahan zaman, terutama di era digital yang menuntut kreativitas dan
kemampuan beradaptasi.
“Guru yang hebat bukan hanya yang
menguasai materi pelajaran, tetapi juga yang mampu menanamkan semangat belajar
dan berpikir positif pada peserta didiknya. Dengan growth mindset, guru
akan memiliki ketahanan mental dan motivasi untuk terus berkembang,” tutur
beliau.
Kegiatan seminar ini tidak hanya
memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga mendorong peserta untuk melakukan
refleksi diri dan berkomitmen menerapkan growth mindset dalam keseharian
mereka sebagai pendidik.
Kepala MTs. Al-Wa’id, Waspudin
Nasya, S.H.I., berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara
berkelanjutan. “Kami ingin seluruh guru di MTs. Al-Wa’id memiliki semangat
belajar sepanjang hayat. Dengan pola pikir berkembang, insyaallah kita bisa
membangun madrasah yang maju dan berdaya saing,” ungkapnya.
Melalui seminar ini, diharapkan
tumbuh kesadaran kolektif di kalangan tenaga pendidik untuk senantiasa berpikir
terbuka, berinovasi, dan tidak berhenti belajar. Growth mindset bukan
sekadar teori, tetapi menjadi kunci utama dalam membentuk guru yang hebat,
inspiratif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. (DNA/foto:PP)
