Samarinda (Humas)
– Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kompetensi pengelola
perpustakaan sekolah dan madrasah, Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi
Kalimantan Timur bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota
Samarinda menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Perpustakaan
SD/MI dan SMP/MTs Negeri dan Swasta Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Lantai
3 UPTD Pustekkom, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur,
Jl. Biola–Prevab No. 4 Samarinda, pada Kamis–Sabtu (6–8 November 2025).
Kegiatan Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala IPI Provinsi Kalimantan Timur, Taufik, S.Sos., M.Si., yang juga bertindak sebagai narasumber utama. Turut hadir Sally Apriliani, S.E., perwakilan dari Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, serta 47 peserta yang terdiri atas pengelola perpustakaan dari SD/MI dan SMP/MTs, baik negeri maupun swasta, di wilayah Kota Samarinda. Dari lingkungan madrasah, terdapat dua satuan pendidikan yang turut berpartisipasi, yakni MIN 1 Samarinda dan MIN 2 Samarinda.
Dalam
sambutannya, Taufik menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya
meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan di Kalimantan Timur.
“Saat ini,
berdasarkan catatan provinsi, tingkat akreditasi perpustakaan masih sangat
rendah, baru mencapai 1,63 persen. Melalui kegiatan Bimtek ini, kami ingin
memperkuat kemampuan para pengelola dalam manajemen, pengelolaan koleksi, dan
penerapan literasi digital agar perpustakaan sekolah dan madrasah dapat
berkembang lebih optimal,” ujarnya.
Bimtek ini
diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam kepada para peserta mengenai strategi
pengelolaan perpustakaan modern, peningkatan layanan literasi bagi siswa, serta
pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem perpustakaan.
Melalui kegiatan
ini, Kementerian Agama Kota Samarinda berharap agar pengelola perpustakaan
madrasah dapat lebih berdaya, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan
teknologi digital, sehingga perpustakaan benar-benar menjadi pusat pembelajaran
yang inspiratif di lingkungan madrasah. (Rey/foto:PENMAD)
