Samarinda (Humas) - Sambutan menggelar kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selama dua hari, Senin hingga Selasa, 15–16 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Besar Islam (HBI) yang sarat makna, sekaligus menjadi upaya menanamkan nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
Acara berlangsung dengan suasana
khidmat dan penuh antusiasme dari para siswa. Pada hari pertama (15/09),
kegiatan diikuti oleh murid kelas 1–3 dengan tausiyah yang disampaikan oleh
Ustadzah Bunda Wati. Sementara itu, pada hari kedua (16/09), giliran murid
kelas 4–6 mendapatkan tausiyah dari Ustadz Syamsudin, S.Pd.I.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh pendidikan dan agama, antara lain Pengawas SD Kecamatan Sambutan, Ibu Hj. Drs. Sugaswati, M.Psi, Pengawas Guru PAI SD, H. Yaman, M.Pd, Komite Sekolah SDN 004 Sambutan; serta Kepala Sekolah, Ibu Suratmi, S.Pd, bersama para guru dan staf sekolah. Kehadiran para tamu undangan ini menambah kekhidmatan peringatan Maulid.
Dalam sambutannya, H. Yaman,
M.Pd.I selaku Pengawas Guru PAI menyampaikan apresiasi mendalam atas
terselenggaranya kegiatan ini.
“Atas nama pengawas sekaligus
Ketua Pokjawas, saya memberikan penghargaan yang tulus atas kebersamaan dalam
menyukseskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini. Kegiatan yang berjalan
lancar, diiringi cuaca cerah yang menyejukkan, adalah tanda kasih sayang Allah.
Semoga setiap langkah, tenaga, dan doa yang tercurah menjadi amal kebaikan
serta membawa berkah bagi anak-anak kita agar tumbuh dengan akhlak mulia
Rasulullah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN
004 Sambutan, Ibu Suratmi, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan Maulid bukan sekadar
tradisi, tetapi juga sarana pendidikan karakter.
“Melalui peringatan ini kami
berharap anak-anak semakin mencintai Rasulullah SAW, meneladani akhlaknya, dan
mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Dengan mengusung tema “Tanamkan Pendidikan Karakter Anak dalam Bingkai Akhlak Nabi Muhammad SAW”, kegiatan Maulid di SDN 004 Sambutan diharapkan mampu membentuk generasi penerus yang berakhlak mulia, cerdas, dan berkarakter Islami. (DNA/foto:AR)
