Samarinda (Humas) — Mengawali Tahun Pelajaran 2026/2027, Madrasah Darussalam International Boarding School (IBS) jenjang MTs dan MA menggelar Pembukaan Rapat Kerja (Raker) Semester Ganjil pada Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyusun arah kebijakan, program kerja, serta memperkuat komitmen seluruh civitas madrasah dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berdaya saing global.
Rapat kerja yang berlangsung di
lingkungan Madrasah Darussalam International Boarding School tersebut dihadiri
oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Kalimantan Timur, H. Sabransyah, S.IP., S.HI., Ketua Yayasan Masjid
Raya Darussalam Samarinda H. Arnani, S.Ag., M.Pd., Pengawas Manajerial Kantor
Kementerian Agama Kota Samarinda Imran, M.Pd., Kepala Biro Administrasi dan
Keuangan Madrasah Darussalam IBS Gina Maulida, A.Md., Kepala MA Darussalam IBS Ayu
Wanti Wanti, M.Pd., Kepala MTs Darussalam IBS Suharmoko, M.Pd., serta sekitar 55
orang guru dan tenaga kependidikan MTs dan MA.
Pelaksanaan Rapat Kerja di awal
tahun pelajaran menjadi fondasi penting dalam memastikan seluruh program
pendidikan berjalan secara terarah, efektif, dan selaras dengan visi madrasah.
Selain menjadi agenda tahunan, raker juga merupakan forum strategis untuk
mengevaluasi capaian sebelumnya, menyusun target baru, serta menyatukan langkah
seluruh unsur madrasah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Dalam arahannya, Kepala Bidang
Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, H.
Sabransyah, menekankan pentingnya membangun madrasah yang tidak hanya unggul
dalam prestasi akademik, tetapi juga mampu menghadirkan lingkungan belajar yang
aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik.
"Madrasah harus menjadi
rumah yang ramah bagi setiap anak. Program inklusi perlu terus diperkuat agar
seluruh peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang sama sesuai dengan
kebutuhan dan potensinya," pesannya.
Selain itu, H. Sabransyah juga
menyoroti pentingnya menjaga dan mengembangkan karakter internasional yang
menjadi salah satu keunggulan Madrasah Darussalam International Boarding
School. Menurutnya, identitas sebagai madrasah bertaraf internasional harus
tercermin dalam kualitas layanan pendidikan, penguatan kompetensi peserta
didik, serta budaya akademik yang berorientasi pada standar global tanpa
meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Ia juga mengingatkan seluruh
tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas layanan madrasah melalui
pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta
didik maupun orang tua. Di samping itu, pengawasan terhadap potensi penyimpangan
dalam proses pembelajaran perlu menjadi perhatian bersama guna menjaga
integritas dan mutu pendidikan.
Sejalan dengan perkembangan
teknologi, Kabid Penmad juga mendorong peningkatan kompetensi guru, khususnya
dalam pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan digitalisasi pembelajaran.
Menurutnya, penguasaan teknologi merupakan kebutuhan yang tidak dapat
dihindari, sehingga guru perlu terus mengembangkan kemampuan agar mampu
menghadirkan pembelajaran yang inovatif, efektif, dan relevan dengan tantangan
pendidikan abad ke-21.
Sementara itu, jajaran pimpinan
Madrasah Darussalam International Boarding School menyampaikan komitmennya
untuk menjadikan hasil rapat kerja sebagai pedoman dalam melaksanakan seluruh
program selama Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027. Sinergi antara
yayasan, pimpinan madrasah, guru, dan tenaga kependidikan diharapkan mampu
memperkuat budaya kerja yang kolaboratif, profesional, serta berorientasi pada
peningkatan mutu pendidikan.
Melalui pelaksanaan Rapat Kerja
Semester Ganjil ini, Madrasah Darussalam International Boarding School
menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi madrasah yang
unggul, inovatif, berwawasan global, serta mampu melahirkan generasi yang berkarakter,
berprestasi, dan siap menghadapi perkembangan zaman sesuai dengan semangat
transformasi pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. (dna/foto:pp)
