Samarinda- (Humas) — Pondok
Pesantren Madinatul Qur’an yang berlokasi di Simpang Pasir, Kecamatan Palaran,
menerima bantuan program pengembangan perkebunan dan pertanian dari Bank
Indonesia. Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi
pesantren melalui budidaya tanaman hortikultura.
Sebagai tindak lanjut,
Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda bersama perwakilan dari Kantor
Wilayah Kemenag Provinsi Kalimantan Timur melakukan kegiatan monitoring dan
evaluasi (monev) terhadap perkembangan penanaman bibit yang telah dilakukan di
lingkungan pesantren.
Monitoring tersebut mencakup
peninjauan langsung ke lahan pertanian yang telah ditanami berbagai jenis
tanaman, seperti melon dan cabai. Hasilnya menunjukkan perkembangan yang
menggembirakan.
Pada hari Jumat, 1 Agustus 2025
bertempat di Kantor Kementerian Agama Kota Agama Samarinda beberapa hasil panen
perdana berupa buah melon dan cabai diserahkan secara simbolis oleh perwakilan
Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Putra Darmawan kepada staf Seksi Pendidikan
Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kemenag Kota Samarinda,
Nurhikmah, SE., ME.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga keagamaan, instansi pemerintah, dan dunia perbankan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren. Program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi pesantren dan menjadi contoh baik bagi lembaga pendidikan keagamaan lainnya.
Selain meningkatkan ketahanan
pangan lokal, program ini juga membuka peluang keterampilan dan pelatihan
kewirausahaan bagi para santri. (Rey/foto:PDP)
