Samarinda (Humas) - MTs Antasari
Samarinda menyelenggarakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM)
sebagai bentuk evaluasi tahunan untuk menilai capaian kinerja sekaligus
memastikan tata kelola lembaga tetap berjalan sesuai standar yang ditetapkan
Kementerian Agama. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (10/12) ini menjadi
momentum penting untuk melihat perkembangan madrasah sekaligus merumuskan
langkah-langkah peningkatan mutu di masa mendatang.
Pada pelaksanaan tahun ini, hadir
Pengawas Madrasah Bapak Basri, S.Pd., M.Si. sebagai penilai. Kehadirannya
memberikan suasana pembinaan yang konstruktif, sehingga PKKM tidak hanya
berfokus pada evaluasi administratif, tetapi juga menjadi forum diskusi yang
memperkaya pemahaman mengenai kebutuhan madrasah. Beliau memberikan arahan
terkait penguatan tata kelola serta mendorong optimalisasi potensi yang
dimiliki MTs Antasari, terutama mengingat lokasi madrasah yang strategis dan
dekat dengan pusat pemukiman warga.
Kegiatan diawali dengan pemaparan
dari Kepala MTs Antasari, Ibu Sri Darwati, S.Pd., M.Pd., yang didampingi oleh
para wakil kepala madrasah serta bendahara. Dalam penyampaiannya, mereka
memaparkan capaian kinerja madrasah selama satu tahun terakhir, termasuk
pelaksanaan program kerja, perkembangan akademik, pembinaan peserta didik,
pengelolaan administrasi, dan berbagai inovasi yang telah dilakukan. Selain
itu, beberapa tantangan juga disampaikan secara terbuka, seperti kebutuhan
peningkatan sarana prasarana, penguatan administrasi manajemen sekolah, serta
upaya memperluas keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan.
Tahap berikutnya adalah penilaian
lapangan oleh pengawas, meliputi verifikasi dokumen, peninjauan ruang UKS,
pemantauan kebersihan lingkungan, serta pengecekan fasilitas pendukung lainnya.
Proses ini bertujuan memastikan kesesuaian antara laporan kinerja dengan
kondisi nyata di madrasah. Penilaian berjalan dengan suasana yang terbuka dan
saling mendukung, sehingga memberikan kesempatan bagi madrasah untuk
mendapatkan masukan yang lebih komprehensif.
Salah satu momen yang menarik
dari kegiatan PKKM ini adalah ketika pengawas menyaksikan langsung latihan
ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) MTs Antasari. Para anggota PMR sedang
mempersiapkan diri untuk mengikuti Youth Volunteer Competition 2 yang
akan berlangsung pada akhir pekan. Kegiatan latihan berjalan penuh semangat dan
menunjukkan kekompakan tim serta keseriusan mereka dalam menghadapi lomba.
PMR MTs Antasari sendiri memiliki
rekam jejak prestasi yang membanggakan. Di tahun 2025, mereka berhasil meraih
sejumlah penghargaan pada Lomba Pertolongan Pertama dan Lintas Alam ke-3
Tingkat Madya SMKN 10 Samarinda, termasuk Juara I kategori Pos Tandu
Darurat, Juara II kategori Yel-yel, dan Juara III kategori Evakuasi Korban.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler di madrasah
berjalan dengan baik dan mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan
karakter dan keterampilan peserta didik.
Menutup kegiatan PKKM, Kepala
Madrasah menyampaikan terima kasih atas pendampingan dan arahan yang diberikan
oleh pengawas. Pihak madrasah berharap hasil dari penilaian ini dapat menjadi
bahan evaluasi yang penting untuk melakukan perbaikan berkelanjutan di berbagai
bidang, baik akademik maupun nonakademik.
Melalui kegiatan PKKM ini, MTs
Antasari Samarinda menegaskan kembali komitmennya untuk terus berbenah,
meningkatkan kualitas layanan pendidikan, dan memperkuat sinergi antara seluruh
unsur madrasah. Evaluasi ini tidak hanya menjadi alat ukur keberhasilan, tetapi
juga landasan untuk mewujudkan madrasah yang semakin dipercaya oleh masyarakat
dan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. (DNA/foto:PP)
