Samarinda (Humas) - Dalam upaya
berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di lingkungan
madrasah, Kementerian Agama melalui Pengawas Manajerial Madrasah melaksanakan
kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) yang dirangkaikan dengan
Monitoring PHTC di MTs dan MA An-Nur Samarinda. Kegiatan ini berlangsung pada
Rabu (03/11), dan menjadi bagian dari program pembinaan serta evaluasi rutin
terhadap penyelenggaraan pendidikan madrasah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan
langsung oleh Pengawas Manajerial Madrasah, H. Basri, S.Pd., M.Si., dan
dihadiri oleh Kepala MTs An-Nur Johansyah, S.HI, serta Kepala MA An-Nur Akhmad
Hamidi, S.Pd.I. Kehadiran para pimpinan madrasah ini menunjukkan komitmen
bersama untuk mewujudkan tata kelola madrasah yang profesional, akuntabel, dan
berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.
Penilaian Kinerja Kepala Madrasah
(PKKM) dilakukan sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas
dan tanggung jawab kepala madrasah dalam memimpin satuan pendidikan. Penilaian
ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kepemimpinan, perencanaan dan
pelaksanaan program kerja, pengelolaan sumber daya manusia, hingga upaya
inovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui PKKM, diharapkan
kepala madrasah mampu meningkatkan keprofesionalan dalam menjalankan perannya
sebagai manajer, pemimpin pendidikan, sekaligus motivator bagi seluruh warga
madrasah.
Dalam proses pelaksanaan PKKM,
pengawas melakukan pemeriksaan administrasi, telaah dokumen pendukung program
kerja madrasah, serta wawancara langsung dengan kepala madrasah. Kegiatan ini
bertujuan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kinerja kepala madrasah,
mulai dari perencanaan strategis, pelaksanaan program, hingga evaluasi dan
tindak lanjut yang telah dilakukan. Dari hasil penilaian ini nantinya akan
dirumuskan rekomendasi sebagai bahan perbaikan dan penguatan manajemen madrasah
ke depan.
Selain PKKM, kegiatan ini juga
dirangkaikan dengan Monitoring PHTC yang difokuskan untuk mengetahui sejauh
mana progres renovasi dan rekonstruksi sarana dan prasarana di MTs dan MA
An-Nur Samarinda. Monitoring ini dilakukan dengan cara meninjau langsung lokasi
pembangunan, memantau perkembangan fisik bangunan, serta mengevaluasi kesiapan
fasilitas penunjang pembelajaran yang tengah dibenahi. Hal ini menjadi penting
untuk memastikan bahwa proses renovasi berjalan sesuai rencana, tepat waktu,
serta memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi peserta didik.
Dalam arahannya, H. Basri, S.Pd.,
M.Si., menegaskan bahwa kegiatan PKKM dan Monitoring PHTC merupakan bagian
integral dari upaya peningkatan mutu pendidikan di madrasah. Ia menyampaikan
bahwa kepala madrasah dituntut untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinannya,
memperkuat manajemen berbasis mutu, serta mampu berinovasi dalam menghadapi
tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis. Sementara itu, monitoring
pembangunan sarana prasarana juga menjadi faktor pendukung utama agar proses
pembelajaran dapat berlangsung secara optimal di lingkungan yang aman, nyaman,
dan representatif.
Kepala MTs An-Nur, Johansyah,
S.HI, dan Kepala MA An-Nur, Akhmad Hamidi, S.Pd.I., menyambut baik pelaksanaan
kegiatan PKKM dan Monitoring PHTC ini. Keduanya menyatakan kesiapan untuk terus
melakukan pembenahan dan peningkatan di berbagai bidang, baik dari sisi
manajemen, proses pembelajaran, maupun pengembangan sarana prasarana. Hasil
penilaian dan monitoring ini diharapkan dapat menjadi motivasi sekaligus bahan
evaluasi untuk mewujudkan madrasah yang semakin berkualitas.
Dengan terlaksananya kegiatan
PKKM dan Monitoring PHTC ini, diharapkan MTs dan MA An-Nur Samarinda dapat
terus berbenah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan, memperkuat
profesionalisme kepala madrasah, serta memastikan ketersediaan sarana prasarana
yang memadai. Semua upaya tersebut bermuara pada tujuan utama, yakni
terwujudnya madrasah yang unggul, maju, dan mampu melahirkan generasi yang
berprestasi serta berakhlak mulia. (DNA/foto:PP)
