Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Pengawas
  • 2025-11-19 13:28:44
  • 138

Samarinda (Humas) - Pengawas Madrasah H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd melaksanakan rangkaian kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2025 dan Monitoring Inovasi Menuju Adiwiyata Mandiri di MI Al Mujahidin, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, pada Rabu (19/11). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses peningkatan mutu kepemimpinan kepala madrasah sekaligus penguatan program lingkungan hidup berkelanjutan yang terus dikembangkan MI Al Mujahidin.



Kegiatan PKKM dilaksanakan secara menyeluruh dengan sasaran penilaian terhadap Kepala MI Al Mujahidin Hj. Hermawati, M.Pd. Proses penilaian meliputi beberapa aspek utama yang menjadi indikator kinerja kepala madrasah, yakni program pengembangan madrasah, program manajerial, program kewirausahaan, serta program supervisi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Seluruh aspek dinilai melalui pendekatan terstruktur, mulai dari pengecekan dokumen perencanaan dan data dukung, evaluasi pelaksanaan program kerja, hingga sesi wawancara mendalam untuk melihat sejauh mana peran kepemimpinan kepala madrasah dijalankan secara efektif.

Dalam kesempatan yang sama, Pengawas Madrasah juga melaksanakan monitoring inovasi Adiwiyata Mandiri yang menyasar Tim Adiwiyata MI Al Mujahidin. Madrasah ini memiliki rekam jejak yang kuat dalam program Adiwiyata, mulai dari menjadi Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Samarinda, kemudian meningkat ke Tingkat Provinsi Kalimantan Timur, hingga akhirnya berhasil meraih predikat Madrasah Adiwiyata Nasional pada Tahun 2024. Pencapaian ini mengantarkan MI Al Mujahidin untuk melangkah ke jenjang berikutnya yaitu Adiwiyata Mandiri, sebuah kategori penghargaan tertinggi dalam program sekolah berbasis lingkungan.

Untuk mencapai Adiwiyata Mandiri, MI Al Mujahidin bertindak sebagai madrasah pembina bagi beberapa madrasah lain di Kota Samarinda, yaitu MIN 1 Samarinda, MI Al Huda, MI Ma’arif NU 003, dan MI Ash Shobirin. Peran sebagai madrasah pembina menjadi bukti komitmen MI Al Mujahidin dalam penyebaran praktik baik lingkungan ke madrasah-madrasah lainnya. Dalam proses pembinaan, MI Al Mujahidin tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga menyuguhkan contoh nyata berbagai inovasi lingkungan yang sedang mereka kembangkan.

Berbagai inovasi ramah lingkungan yang telah dikembangkan menjadi salah satu kekuatan MI Al Mujahidin dalam menghadapi penilaian Adiwiyata Mandiri. Produk inovasi yang ditampilkan di antaranya pembuatan pupuk eco enzyme yang berasal dari fermentasi bahan organik, pembuatan pupuk kompos sebagai hasil pengolahan sampah dapur dan sampah organik lainnya, serta produksi lilin dari minyak jelantah sebagai langkah kreatif mengolah limbah rumah tangga. Selain itu, terdapat juga inovasi berupa aromaterapi berbahan dasar serai wangi dan minuman herbal jahe sebagai bentuk penguatan kewirausahaan berbasis lingkungan.

Seluruh kegiatan inovasi tersebut menunjukkan bahwa MI Al Mujahidin tidak hanya fokus pada aspek penilaian administrasi, tetapi juga komitmen nyata dalam membangun budaya lingkungan hidup yang berkelanjutan. Program-program yang dijalankan melibatkan seluruh warga madrasah, termasuk guru, tenaga kependidikan, siswa, dan komite madrasah sehingga terbentuk ekosistem sekolah hijau yang kuat. Keterlibatan warga madrasah juga menjadi modal besar dalam proses penilaian Adiwiyata Mandiri yang menekankan partisipasi aktif seluruh elemen sekolah.

Melalui pelaksanaan PKKM dan monitoring inovasi Adiwiyata Mandiri ini, H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd berharap MI Al Mujahidin terus konsisten menjaga kualitas kepemimpinan, mutu program pembelajaran, serta komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Upaya yang dilakukan diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi madrasah, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar melalui budaya peduli lingkungan yang semakin kuat.

Dengan pencapaian dan persiapan yang matang, MI Al Mujahidin menunjukkan kesiapannya untuk melangkah menuju predikat Madrasah Adiwiyata Mandiri dan menjadi role model bagi madrasah lain di Kota Samarinda. Upaya ini menegaskan bahwa kualitas madrasah tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kontribusinya dalam membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki budaya hidup bersih, sehat, serta berkelanjutan. (DNA/foto:PP)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30