Samarinda (Humas) - Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Samarinda, Ibu Siti Djulaikah, S.Pd., M.Pd., melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) yang dirangkaikan dengan Diseminasi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di MTs Darul Ihsan Samarinda pada Jumat (19/12).
Kegiatan ini merupakan bagian
dari pelaksanaan tugas pengawasan akademik dan manajerial yang bertujuan untuk
meningkatkan mutu tata kelola madrasah serta memastikan pelaksanaan
kepemimpinan kepala madrasah berjalan secara efektif, akuntabel, dan berorientasi
pada peningkatan kualitas layanan pendidikan. Melalui PKKM, dilakukan penilaian
secara komprehensif terhadap berbagai aspek kepemimpinan kepala madrasah, mulai
dari perencanaan program, pelaksanaan tugas, pengelolaan sumber daya, hingga
upaya pengembangan budaya mutu di lingkungan madrasah.
Dalam pelaksanaannya, Ibu Siti
Djulaikah menegaskan bahwa PKKM tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan penilaian
administratif, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan pendampingan bagi
kepala madrasah. Kepala madrasah diharapkan mampu menjalankan peran strategisnya
sebagai pemimpin pembelajaran yang dapat mendorong peningkatan kinerja guru,
penguatan karakter peserta didik, serta terciptanya iklim kerja yang
profesional dan kolaboratif.
Selain kegiatan PKKM, pelaksanaan
ini juga dirangkaikan dengan Diseminasi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta
(KBC). Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pembelajaran yang
menitikberatkan pada penanaman nilai-nilai kasih sayang, empati, toleransi,
serta moderasi beragama dalam setiap proses pendidikan. Melalui diseminasi ini,
para guru dan tenaga kependidikan diberikan pemahaman mengenai konsep dasar
KBC, strategi penerapan dalam pembelajaran, serta integrasi nilai-nilai
karakter dalam kegiatan intrakurikuler maupun budaya madrasah.
Diseminasi KBC diharapkan dapat
mendorong seluruh warga madrasah untuk menghadirkan proses pembelajaran yang
tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan
karakter peserta didik yang berakhlak mulia, saling menghargai, dan memiliki
kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam
menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif di MTs Darul
Ihsan Samarinda.
Kegiatan berlangsung dalam
suasana kondusif dan partisipatif, ditandai dengan sesi diskusi, tanya jawab,
serta refleksi bersama mengenai tantangan dan praktik baik dalam pelaksanaan
PKKM dan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Para peserta mengikuti kegiatan
dengan antusias sebagai bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan mutu
pendidikan madrasah.
Adapun peserta kegiatan ini
terdiri dari unsur pimpinan madrasah, guru, serta tenaga kependidikan sebagaimana
tercantum dalam daftar hadir kegiatan. Melalui kegiatan PKKM dan diseminasi KBC
ini, diharapkan MTs Darul Ihsan Samarinda dapat terus melakukan peningkatan
berkelanjutan dalam tata kelola madrasah serta menghadirkan layanan pendidikan
yang bermutu, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai cinta. (DNA/foto:PP)
