Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog

Samarinda (Humas) – Progres pembangunan gedung baru melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di MI Ad Daud Samarinda terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga awal Juni 2026, pembangunan fisik madrasah tersebut telah mencapai lebih dari 90 persen. Di saat yang sama, pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Pelajaran 2025/2026 juga berlangsung dengan lancar dan tertib, menandai komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas sarana maupun proses pendidikan.



Untuk memastikan kedua program tersebut berjalan sesuai target dan ketentuan yang berlaku, Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Samarinda, H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd., melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) di MI Ad Daud Samarinda, Jalan Kedondong, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, pada Jumat (05/06).

Dalam kunjungannya, H. Syafrudin meninjau secara langsung progres pembangunan gedung madrasah yang saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang difokuskan pada peningkatan kualitas sarana pendidikan di madrasah.

Ia menjelaskan bahwa seluruh bangunan lama telah dibongkar dan dibangun kembali dengan konstruksi yang lebih representatif. Selain itu, terdapat penambahan sejumlah fasilitas baru yang terdiri atas ruang kelas, ruang kepala madrasah, ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta perpustakaan. Pekerjaan pembangunan dikerjakan oleh sekitar 20 tenaga kerja yang didatangkan langsung dari Pulau Jawa guna mempercepat proses penyelesaian pembangunan.

“Alhamdulillah, progres pembangunan sudah mencapai lebih dari 90 persen. Dengan perkembangan yang sangat baik ini, diharapkan seluruh fasilitas baru dapat digunakan pada awal tahun ajaran baru mendatang sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih nyaman dan optimal,” ujarnya.

Selain memantau pembangunan fisik madrasah, H. Syafrudin juga melakukan monitoring pelaksanaan ASAT Tahun Pelajaran 2025/2026. Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan asesmen berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif.

Peserta ASAT terdiri dari siswa kelas I sampai dengan kelas V yang berjumlah 146 orang. Dalam pelaksanaannya, madrasah menerapkan dua metode asesmen, yaitu secara manual menggunakan lembar soal dan berbasis teknologi informasi dengan memanfaatkan telepon genggam (HP) sebagai media ujian.

Kepala MI Ad Daud beserta dewan guru menyambut baik kegiatan monitoring tersebut sebagai bentuk pembinaan dan pendampingan dalam meningkatkan mutu pendidikan serta memastikan seluruh program madrasah berjalan sesuai harapan.

Sebagai informasi, pembagian rapor kenaikan kelas bagi peserta didik MI Ad Daud Samarinda dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2026. Dengan dukungan sarana yang semakin memadai serta pelaksanaan asesmen yang berjalan baik, MI Ad Daud optimis dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didiknya. (DNA/foto:PP)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30