Samarinda (Humas) - Dalam rangka mempersiapkan Tahun Pelajaran 2026/2027 sekaligus memperkuat standar mutu pendidikan madrasah, MTs DDI Tani Aman Samarinda melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Review Dokumen 1 dan Dokumen 2, Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), serta penguatan School Learning Community Center (SLCC) pada Selasa (16/06).
Kegiatan yang berlangsung di MTs
DDI Tani Aman Samarinda ini dihadiri oleh Pengawas Manajerial Madrasah Kota
Samarinda, Imran, M.Pd, Komite Madrasah H. M. Shaleh, narasumber M. Yahya,
M.Kom, Kepala MTs DDI Tani Aman Samarinda St. Fatimah Amin, S.Pd, serta seluruh
pendidik dan tenaga kependidikan madrasah.
Dalam sambutannya, Kepala
Madrasah St. Fatimah Amin menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi
ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh perangkat pembelajaran
dan dokumen kurikulum telah disusun sesuai regulasi yang berlaku serta kebutuhan
peserta didik pada tahun ajaran baru. Selain itu, implementasi Kurikulum
Berbasis Cinta diharapkan mampu membangun budaya pendidikan yang humanis,
inklusif, dan berkarakter di lingkungan madrasah.
Pengawas Manajerial Madrasah Kota
Samarinda, Imran, M.Pd, menegaskan pentingnya kesiapan madrasah dalam
menghadapi tahun pelajaran baru melalui penyempurnaan Dokumen 1 dan Dokumen 2
sebagai landasan penyelenggaraan pendidikan. Menurutnya, kualitas perencanaan
yang baik akan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan
di madrasah.
Pada kesempatan tersebut,
narasumber M. Yahya, M.Kom memberikan penguatan terkait implementasi Kurikulum
Berbasis Cinta yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Agama.
Materi yang disampaikan menitikberatkan pada penerapan nilai-nilai cinta kepada
Tuhan, sesama manusia, lingkungan, bangsa, dan ilmu pengetahuan dalam proses
pembelajaran serta budaya madrasah.
Selain membahas implementasi
kurikulum, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dan penguatan program
School Learning Community Center (SLCC) sebagai wadah kolaborasi dan
pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Melalui forum ini, para
pendidik didorong untuk saling berbagi praktik baik, inovasi pembelajaran, dan
strategi peningkatan kualitas pendidikan.
Kegiatan berlangsung dengan
antusias dan penuh semangat kolaboratif. Para peserta aktif mengikuti diskusi,
memberikan masukan terhadap dokumen yang direview, serta menyusun langkah
tindak lanjut guna memastikan seluruh program pendidikan dapat berjalan optimal
pada Tahun Pelajaran 2026/2027.
Melalui kegiatan monitoring dan
evaluasi ini, MTs DDI Tani Aman Samarinda menunjukkan komitmennya dalam
mewujudkan madrasah yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan
mutu pendidikan melalui penguatan tata kelola, implementasi kurikulum yang
berkualitas, serta pengembangan kompetensi seluruh pendidik dan tenaga
kependidikan. (DNA/foto:PP)
