Samarinda
(Humas) - Upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah terus digalakkan oleh
Kementerian Agama Kota Samarinda. Salah satunya melalui kegiatan Pendampingan
Pelaksanaan Program Satuan Pendidikan MI Al Muhajirin Samarinda dalam
penyusunan Rencana Kerja Madrasah (RKM) dan Rencana Kerja Anggaran Madrasah
(RKAM) berbasis Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dan Rapor Pendidikan, yang
dilaksanakan pada Kamis (28/08).
Kegiatan ini dihadiri langsung
oleh Pengawas Madrasah, Bapak Drs. Muhammad Masrukin, S.Pd, M.Pd.I, bersama Kepala
Madrasah, para guru, serta tenaga kependidikan MI Al Muhajirin dengan jumlah
peserta sebanyak 15 orang. Kehadiran beliau menjadi bentuk perhatian dan
dukungan nyata dari Kementerian Agama untuk memastikan setiap madrasah mampu
menyusun perencanaan yang berbasis data dan sesuai kebutuhan satuan pendidikan.
Dalam arahannya, Bapak Muhammad
Masrukin menegaskan bahwa penyusunan RKM dan RKAM harus berangkat dari hasil analisis
EDM dan Rapor Pendidikan, sehingga program yang disusun bukan hanya bersifat
administratif, melainkan benar-benar mencerminkan kondisi riil madrasah.
Suasana kegiatan berlangsung
penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Para guru serta tenaga kependidikan
terlihat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pendalaman konsep EDM,
analisis indikator pada Rapor Pendidikan, hingga praktik penyusunan rancangan
program kerja. Banyak peserta yang mengaku pendampingan ini sangat membantu
mereka memahami keterkaitan antara hasil evaluasi dengan program nyata yang
harus dijalankan di madrasah.
Kepala MI Al Muhajirin Samarinda
dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas
pendampingan yang diberikan. Beliau menilai bahwa kehadiran pengawas memberikan
motivasi tersendiri bagi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan untuk lebih
serius dalam menyusun perencanaan.
Lebih dari sekadar kegiatan
teknis, pendampingan ini juga menjadi ruang refleksi bagi madrasah untuk
meninjau kembali capaian yang telah diraih, sekaligus merumuskan strategi
menghadapi tantangan ke depan. Peserta tidak hanya belajar menyusun dokumen, tetapi
juga mendapatkan motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan demi
tercapainya madrasah yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.
Dengan adanya kegiatan
pendampingan ini, diharapkan MI Al Muhajirin Samarinda dapat menghasilkan
dokumen RKM dan RKAM yang lebih terarah, transparan, dan berbasis kebutuhan
nyata madrasah, sehingga mampu menjadi pedoman dalam pelaksanaan
program-program yang bermanfaat bagi peserta didik, guru, maupun masyarakat. (DNA/foto:PP)
