Samarinda (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda menekankan pentingnya kedisiplinan dalam bekerja dan keteguhan iman pada Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Samarinda Kota, Selasa (20/1), di Masjid Nurul Iman Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Spiritualitas dan Integritas Guru dalam Pendidikan” tersebut diikuti oleh kepala sekolah dan guru SD, baik guru Pendidikan Agama Islam (PAI) maupun guru umum, se-Kecamatan Samarinda Kota. Hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) H. Mustofa Nuri, S.HI., M.Pd.I., didampingi Pokjawas sekaligus Pengawas PAI SD Kota Samarinda, H. Yaman, S.Pd., M.Pd.I.
Dalam sambutannya, H. Mustofa Nuri menyampaikan bahwa esensi utama peristiwa Isra’ Mi’raj adalah perintah shalat yang mengandung nilai kedisiplinan, keikhlasan, dan keteguhan iman. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus tercermin dalam sikap dan etos kerja guru sebagai teladan bagi peserta didik.
“Kedisiplinan dalam shalat harus sejalan dengan kedisiplinan dalam bekerja. Keteguhan iman menjadi fondasi utama bagi guru dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan,” ujarnya.
Peringatan Isra’ Mi’raj ini menghadirkan penceramah Rudini Dai Pramuka, M.Sos., dai Aksi TV Indosiar sekaligus Ketua LDNU Kalimantan Timur. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya penguatan spiritual guru agar tetap kreatif, adaptif terhadap perubahan zaman, serta mampu membentuk akhlak peserta didik secara utuh.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Samarinda berharap para guru, khususnya di Kecamatan Samarinda Kota, semakin memperkuat spiritualitas dan integritasnya dalam menjalankan peran strategis sebagai pendidik dan pembimbing generasi masa depan. (ar/rey)
