Samarinda (Humas) Badan
Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Samarinda Bekerjasama Kantor Kementerian Agama
Kota Samarinda menggelar Kegiatan
Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat se Kota
Samarinda yang dilaksanakan di Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (PTT) MAN 2
Samarinda Rabu (28/09).
Menghadirkan 4 Narasumber yakni Kepala Badan Kesatuan
Bangsa dan Politik Kota Samarinda H. Sucipto Wasis, S.Pd, M.Si, Kepala Kantor
Kementerian Agama Kota Samarinda DR. H. Baequni, M.Pd, Pimpinan KPU Kota Samarinda,
dan Pimpinan Bawaslu Kota Samarinda.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Samarinda H.
Sucipto Wasis, S.Pd, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih
kepada pihak Kementerian Agama Kota Samarinda, KPU Kota Samarinda, dan Pimpinan
Bawaslu Kota Samarinda, yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
Lebih lanjut H. Sucipto Wasis menyampaikan
ide Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Tokoh Agama, Tokoh
Masyarakat dicetus oleh Kegiatan Bersama Badan Kebangpol Kota Samarinda, Kantor
Kemenag Kota Samarinda yang melibatkan KPU dan Bawaslu Kota Samarinda dianggap
penting, agar keberadaan tokoh dan
pemuka agama yg memiliki : ilmu, wibawa dan kharisma agar sejak dini mempunyai
pengetahuan dan pemahaman ttg kepemiluan. Selain itu berharap dapat memobilisir
partisipasi masyarakat.
Sementara itu, Kakan Kemenag Kota Samarinda H. Baequni saat
membawakan materi mengatakan pentingnya pendidikan politik ditanamkan kepada
para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat
Politik tidak bisa lepas dari diri masing-masing, manusia
mempunyai fitrah sebagai makhluk politik sebagai makhluk sosial. Pendidikan
politik sebenarnya tidak terlepas dari kehidupan manusia, karena seyogyanya
politik itu bagaimana cara menjalani hidup",.
Pendidikan politik penting ditanamkan sejak dini, namun
kami di sini hanya fokus bagaimana menanamkan akhlak dan moral dalam menghadapi
persaingan di masa-masa yang akan datang, jadi pendidikan politik sangat
penting.
Kakan Kemenag berharap kerjasama semua pihak di lingkup Kemenag untuk dapat bersinergi dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, sesuai dengan wilayah kerja masing-masing, misalnya para penyuluh saat memberikan penyuluhan kepada masyarakat begitupun saat penyuluh memberikan suscatin kepada para calon pengantin.(Han)
