Samarinda (Humas) – Kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2025 kembali dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas tata kelola madrasah. Pada Kamis (13/11), Pengawas Madrasah H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd melaksanakan kegiatan PKKM sekaligus monitoring pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MI Sabilul Rasyad yang berlokasi di Jalan S. Parman, Sungai Pinang Dalam, Samarinda.
Kegiatan ini bertujuan untuk
menilai efektivitas dan capaian kinerja Kepala Madrasah selama satu tahun
berjalan, sekaligus memastikan seluruh program yang dirancang berjalan sesuai
dengan arah kebijakan peningkatan mutu pendidikan madrasah. Sasaran kegiatan
adalah Kepala MI Sabilul Rasyad, Rohil, S.Ag, yang menjadi objek penilaian
dalam pelaksanaan PKKM tahun ini.
Penilaian dilakukan dengan
memperhatikan berbagai aspek penting yang menjadi indikator keberhasilan
kepemimpinan kepala madrasah. Aspek tersebut meliputi program pengembangan
madrasah, program manajerial madrasah, program kewirausahaan, serta program supervisi
terhadap tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Pengawas madrasah melakukan
pemeriksaan secara mendalam terhadap dokumen dan data dukung yang mencerminkan
pelaksanaan program kerja. Selain itu, juga dilakukan diskusi dan klarifikasi
terhadap berbagai kegiatan dan hasil capaian yang telah direalisasikan oleh
madrasah.
Kegiatan PKKM ini tidak hanya
berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan
peningkatan kompetensi kepala madrasah agar mampu mengelola lembaga secara
profesional dan inovatif. Melalui penilaian ini, pengawas madrasah dapat memberikan
masukan yang konstruktif untuk perbaikan program kerja ke depan, sehingga
madrasah dapat terus beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan yang
dinamis.
Selain fokus pada penilaian
kinerja kepala madrasah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan monitoring
pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik. Program MBG
merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi siswa,
agar mereka dapat belajar dengan kondisi fisik yang sehat dan bugar. Pengawas
memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik, mulai dari proses
distribusi, pemenuhan standar gizi, hingga keterlibatan pihak madrasah dalam
mendukung keberlanjutan program.
Melalui pelaksanaan kegiatan PKKM
dan monitoring MBG ini, diharapkan terwujud madrasah yang tidak hanya unggul
dalam manajemen dan akademik, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan siswa.
Madrasah diharapkan mampu menjadi lembaga pendidikan yang berkarakter, berdaya
saing, dan berorientasi pada mutu, sesuai dengan semangat peningkatan kualitas
pendidikan Islam di bawah binaan Kementerian Agama. (DNA/foto:PP)
