Samarinda (Humas) – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik, MTs dan MA Al-Arsyadi menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) bertema Pembuatan Rencana Pembelajaran Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta pada Selasa (11/11). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat MTs & MA Al-Arsyadi dan diikuti oleh 15 guru dari berbagai bidang studi.
Kegiatan ini menghadirkan
narasumber Ibu Siti Djulaikah, S.Pd., M.Pd., yang memberikan pembekalan dan
pendampingan kepada para guru dalam memahami konsep Deep Learning serta
penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran. Hadir pula Bapak Imran,
M.Pd., yang turut mendampingi pelaksanaan kegiatan dan memberikan arahan dalam
upaya penguatan kapasitas guru sebagai tenaga profesional.
Pelaksanaan IHT ini bertujuan
memberikan penguatan terhadap kemampuan guru dalam merancang perangkat
pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada hasil akademik, tetapi juga
menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan karakter. Melalui pendekatan Deep
Learning, guru diajak untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih
reflektif, kritis, dan bermakna, sehingga peserta didik mampu memahami konsep
secara mendalam dan menerapkannya dalam kehidupan nyata.
Sementara itu, konsep Kurikulum
Berbasis Cinta menjadi nilai utama dalam kegiatan ini. Kurikulum ini
menekankan pentingnya suasana belajar yang penuh kasih, empati, dan penghargaan
terhadap potensi siswa. Guru diarahkan untuk menjadi fasilitator yang mampu
membangun hubungan positif dengan peserta didik, menciptakan lingkungan belajar
yang nyaman, dan menumbuhkan semangat belajar yang lahir dari hati.
Selama kegiatan berlangsung,
seluruh guru mengikuti dengan antusias berbagai sesi pelatihan, mulai dari
perancangan rencana pembelajaran, analisis capaian kompetensi, hingga praktik
penyusunan perangkat ajar berbasis Deep Learning. Para peserta juga
melakukan refleksi terhadap pendekatan pembelajaran yang selama ini diterapkan,
guna menyelaraskan antara tujuan pembelajaran, kebutuhan siswa, dan
pengembangan karakter melalui nilai cinta dalam setiap proses belajar.
Kegiatan IHT ini menjadi momentum
penting bagi MTs dan MA Al-Arsyadi dalam menegaskan komitmennya terhadap
peningkatan mutu pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik. Melalui
pendampingan dari narasumber berpengalaman, guru-guru diharapkan mampu menerapkan
strategi pembelajaran yang kreatif, inspiratif, dan humanis di setiap kelasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan
ini, MTs dan MA Al-Arsyadi semakin mantap melangkah menuju madrasah unggul yang
tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan
karakter, cinta ilmu, dan kepedulian sosial. (DNA/foto:PP)
