Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Pengawas
  • 2025-11-17 14:22:13
  • 176

Samarinda (Humas) - Kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2025 dan pembinaan guru kembali digelar sebagai bagian dari upaya penguatan mutu pendidikan di lingkungan madrasah. Pada Senin (17/11), MI At Taufiq yang berlokasi di Jl. P. Suryanata, Air Putih, Samarinda Ulu, menjadi sasaran pelaksanaan kegiatan evaluasi dan pembinaan tersebut. Pengawas Madrasah, H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd., hadir sebagai penilai sekaligus pembina untuk memastikan seluruh proses manajerial, akademik, dan pengelolaan madrasah berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.



PKKM tahun ini berfokus pada evaluasi kinerja Kepala MI At Taufiq, Muhammad Isnaini, S.Pd., melalui penelusuran komprehensif terhadap berbagai aspek program kerja madrasah. Penilaian mencakup empat area utama, yaitu Program Pengembangan Madrasah, Program Manajerial, Program Kewirausahaan, dan Program Supervisi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan. Setiap program diperiksa melalui analisis dokumen, telaah data dukung, serta pemahaman pelaksanaan program yang diterapkan dalam satu tahun terakhir. Selain itu, kegiatan wawancara juga dilakukan untuk menggali gambaran nyata tentang praktik kepemimpinan kepala madrasah, mulai dari perencanaan, implementasi, hingga evaluasi berbagai program strategis yang menunjang peningkatan mutu madrasah.

Tahap crosscheck dokumen menjadi bagian penting dalam proses penilaian, di mana seluruh data pendukung dianalisis secara teliti untuk memastikan kesesuaian antara laporan, program kerja, dan pelaksanaan di lapangan. Dengan adanya pemeriksaan menyeluruh ini, hasil PKKM diharapkan mampu memberikan gambaran objektif tentang kekuatan dan aspek yang perlu ditingkatkan dalam pengelolaan MI At Taufiq.

Sejalan dengan pelaksanaan PKKM, kegiatan ini turut dirangkaikan dengan pembinaan bagi seluruh guru dan staf madrasah. Pembinaan ini berorientasi pada peningkatan kompetensi pendidik, terutama terkait persiapan menghadapi Asesmen Akhir yang membutuhkan kesiapan administrasi, perencanaan pembelajaran, serta pemahaman instrumen penilaian. Empat kompetensi utama guru juga menjadi fokus penguatan, yaitu kompetensi kepribadian, pedagogik, profesional, dan sosial. Guru didorong untuk terus meningkatkan kualitas diri serta mengembangkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

Selain penguatan kompetensi, pengawas juga memberikan perhatian khusus terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar. Peringatan mengenai pentingnya mencegah kekerasan dan bullying di madrasah kembali ditekankan sebagai bagian dari komitmen menciptakan ruang belajar yang ramah anak. Hal ini menjadi pengingat bagi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya terletak pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, perlindungan peserta didik, dan budaya madrasah yang positif.

Melalui rangkaian kegiatan PKKM dan pembinaan guru ini, MI At Taufiq diharapkan semakin memiliki arah yang jelas dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. Evaluasi yang komprehensif dan pembinaan yang berkelanjutan menjadi modal penting bagi madrasah untuk terus berkembang, memperkuat tata kelola, meningkatkan profesionalisme guru, dan menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas serta berorientasi pada perkembangan peserta didik. (DNA/foto:PP)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30