Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Pengawas
  • 2025-11-20 16:13:58
  • 190

Samarinda (Humas) – Pengawas Madrasah H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd melaksanakan kegiatan Monitoring Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi dan Pendampingan Pra Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MI Plus Nursittah, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda pada Kamis (20/11). Kegiatan ini menyasar dua aspek utama, yaitu kualitas pembelajaran Al-Qur’an yang diterapkan oleh guru-guru metode Ummi serta pendampingan awal bagi Kepala Madrasah yang baru, Ustadz Asep Saepuddin, S.Pd.I., MM, dalam mempersiapkan seluruh dokumen penilaian kinerja.



Pada sesi monitoring pembelajaran, H. Syafrudin meninjau secara langsung proses pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode Ummi yang selama ini telah menjadi program unggulan madrasah. Pembelajaran dilaksanakan setiap Senin hingga Kamis dengan durasi 60 menit secara terjadwal, menggunakan sistem pengajaran berkelompok dengan komposisi satu guru untuk 15 siswa. Kurikulum Ummi yang digunakan terdiri dari 6 jilid utama, ditambah 2 jilid Tajwid dan Gharib sebagai penguatan kemampuan membaca Al-Qur’an yang lebih mendalam.

Proses pembelajaran juga mengikuti tahapan evaluasi berjenjang, di mana setiap siswa yang telah menyelesaikan satu jilid harus mengikuti ujian kenaikan tingkat yang diuji langsung oleh guru Koordinator Qur’an. Setelah menyelesaikan seluruh jilid, siswa melanjutkan ke tahap tadarus dengan menerapkan tajwid dan pemahaman gharib. Pada akhir rangkaian pembelajaran, siswa akan mengikuti munaqasah serta uji publik (Imtihan) sebagai bentuk evaluasi komprehensif atas capaian pembelajaran mereka.

Selain monitoring pembelajaran, pendampingan Pra PKKM kepada Kepala Madrasah menjadi bagian penting dari kegiatan ini. H. Syafrudin memberikan arahan mengenai persiapan dokumen PKKM yang meliputi empat komponen inti: Program Pengembangan Madrasah, Program Manajerial, Program Kewirausahaan, serta Program Supervisi Tenaga Pendidik dan Kependidikan. Pendampingan ini bertujuan memastikan Kepala Madrasah memahami alur penilaian dan mampu menyiapkan dokumen secara sistematis, akurat, dan sesuai ketentuan.

Kegiatan monitoring dan pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an berbasis metode Ummi di MI Plus Nursittah serta memperkuat kesiapan manajerial Kepala Madrasah dalam menghadapi proses PKKM mendatang. Dengan sinergi antara pengawas, guru, dan pimpinan madrasah, kualitas layanan pendidikan di MI Plus Nursittah diharapkan terus berkembang menuju madrasah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. (DNA/foto:PP)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30