Samarinda (Humas) - Aula Kantor
Kementerian Agama Kota Samarinda menjadi saksi terselenggaranya Seminar Mental Health dengan tema “Merawat Kesehatan Mental di Era Modern” pada Ahad, 08
Rabiul Awal 1447 H / 31 Agustus 2025 M. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00
hingga 12.30 WITA ini dihadiri sekitar 150 muslimah perwakilan dari setiap
kecamatan di Kota Samarinda.
Acara tersebut diselenggarakan
oleh DPD Muslimah Wahdah Islamiyah Samarinda dengan tujuan memberikan pemahaman
yang lebih mendalam tentang pentingnya kesehatan mental, terutama bagi kaum
muslimah yang memegang peran strategis dalam keluarga maupun masyarakat.
Hadir dalam kegiatan ini, Pengawas
Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Kota Samarinda, Ibu Baqi Nurul
Hakkuramy, M.Pd, mewakili Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda.
Kehadiran beliau menjadi wujud dukungan Kementerian Agama terhadap upaya
penguatan kapasitas dan kualitas hidup muslimah, khususnya dalam menghadapi
tantangan kehidupan modern yang serba cepat dan kompleks.
Seminar menghadirkan dua
narasumber kompeten di bidangnya. Ibu Elda Trialisa Putri, S.Psi., M.Psi.,
Psikolog, menyampaikan materi mengenai kesehatan mental dari perspektif
psikologi modern, dengan menekankan pentingnya pengelolaan emosi, stres, dan
keseimbangan hidup di tengah dinamika zaman. Sementara itu, Ustadzah Asrina
Astagani, D.T., M.T., M.Pd, memaparkan kesehatan mental dalam perspektif Islam,
yang menekankan pada nilai-nilai spiritual sebagai landasan ketenangan batin.
Para peserta mengikuti kegiatan
dengan penuh antusias, terlihat dari keterlibatan mereka dalam mendengarkan
materi dan diskusi yang berlangsung hangat. Kehadiran muslimah dari berbagai
kecamatan menjadikan acara ini sarana silaturahmi sekaligus wadah pembelajaran
yang bermanfaat.
Melalui penyelenggaraan seminar
ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga
kesehatan mental sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup. Selain itu,
kegiatan ini juga memperlihatkan sinergi positif antara organisasi masyarakat
dan Kementerian Agama Kota Samarinda dalam upaya mewujudkan masyarakat yang
sehat, berdaya, dan berakhlak mulia. (DNA/foto:PP)
