Samarinda (Humas) - Dalam rangka menjamin peningkatan mutu pendidikan dan optimalisasi kinerja kepemimpinan madrasah, Pengawas Manajerial Kementerian Agama Kota Samarinda, Bapak Imran, M.Pd., melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MTs Nurul Islam Samarinda pada Kamis (27/11). Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala MTs Nurul Islam Samarinda, Bapak Aspul Anwar, S.E., sebagai pihak yang menjadi objek penilaian.
PKKM merupakan salah satu program
strategis Kementerian Agama yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai
bagian dari sistem pengawasan, pembinaan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan
tugas kepala madrasah. Melalui kegiatan ini, diharapkan mutu pendidikan di
madrasah dapat terjaga dan terus meningkat secara berkelanjutan. Selain itu,
PKKM juga menjadi alat ukur untuk menilai sejauh mana kepala madrasah mampu
menjalankan peran kepemimpinan, manajerial, dan pengembangan kelembagaan secara
profesional dan akuntabel.
Dalam pelaksanaan PKKM tersebut,
Bapak Imran, M.Pd. melakukan penilaian secara komprehensif terhadap program
kerja kepala madrasah selama satu tahun terakhir. Penilaian mencakup empat
aspek utama, yaitu pengembangan madrasah, supervisi akademik, kewirausahaan,
dan manajerial. Keempat aspek tersebut dinilai berdasarkan kelengkapan dokumen
perencanaan, pelaksanaan program, capaian kinerja, serta dampaknya terhadap
peningkatan kualitas layanan pendidikan di madrasah.
Pada aspek pengembangan madrasah,
dilakukan penilaian terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan dalam rangka
meningkatkan mutu sarana dan prasarana, penguatan budaya mutu, serta
peningkatan prestasi peserta didik. Sementara pada aspek supervisi, penilaian
difokuskan pada pelaksanaan pembinaan terhadap guru dan tenaga kependidikan,
termasuk kegiatan monitoring pembelajaran dan tindak lanjut hasil supervisi.
Pada aspek kewirausahaan, dinilai kemampuan kepala madrasah dalam mengembangkan
inovasi, kemandirian madrasah, serta potensi usaha yang mendukung pembiayaan
dan pengembangan pendidikan. Sedangkan pada aspek manajerial, dilakukan
penilaian terhadap tata kelola kelembagaan, pengelolaan administrasi,
perencanaan program, serta pengelolaan sumber daya manusia.
Dalam kegiatan ini, Kepala MTs
Nurul Islam Samarinda memaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan,
capaian yang berhasil diraih, serta sejumlah tantangan yang dihadapi selama
menjalankan tugas kepemimpinan. Diskusi berlangsung aktif dan konstruktif, di
mana pengawas memberikan klarifikasi terhadap sejumlah dokumen, serta
menyampaikan masukan dan saran perbaikan terhadap beberapa program yang perlu
ditingkatkan.
Bapak Imran, M.Pd. dalam
arahannya menyampaikan bahwa kegiatan PKKM tidak hanya berfungsi sebagai alat
penilaian, tetapi juga sebagai sarana pembinaan profesional kepala madrasah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kepala madrasah mampu melakukan refleksi terhadap
kinerjanya, meningkatkan kualitas kepemimpinan, serta menyusun program kerja
yang lebih terencana, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu
pendidikan.
Lebih lanjut, beliau juga
menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antara kepala madrasah, guru, serta
seluruh tenaga kependidikan dalam mewujudkan visi dan misi madrasah. Dukungan
seluruh warga madrasah dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan
lingkungan belajar yang kondusif, inovatif, dan berdaya saing.
Dengan terlaksananya kegiatan
PKKM ini, diharapkan MTs Nurul Islam Samarinda dapat terus berkembang sebagai
lembaga pendidikan yang unggul, memiliki tata kelola yang baik, serta mampu
menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap menghadapi
tantangan zaman. Kegiatan ini sekaligus menjadi komitmen bersama dalam
meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di bawah naungan Kementerian Agama
Kota Samarinda. (DNA/foto:PP)
