Samarinda (Humas ) - Pelaksanaan
Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2025 untuk tingkat Madrasah
Ibtidaiyah (MI) di Kota Samarinda mendapat perhatian khusus dari jajaran
pengawas madrasah. Pada Senin (22/09), Bapak H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd selaku
Pengawas Madrasah hadir melakukan monitoring di dua lokasi berbeda, yaitu MI
Sabilul Rasyad di Kecamatan Sungai Pinang dan MI Sullamul Ulum di Kelurahan Loa
Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang.
Monitoring dilaksanakan dengan
didampingi langsung oleh Kepala MI Sabilul Rasyad, Rohil, S.Ag, dan Kepala MI
Sullamul Ulum, Hj. Asminah, M.Pd.I, bersama proktor masing-masing madrasah yang
bertanggung jawab terhadap kelancaran teknis asesmen. Kehadiran pengawas
madrasah di tengah pelaksanaan ANBK tidak hanya memastikan jalannya kegiatan
sesuai prosedur, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi seluruh warga
madrasah, terutama peserta didik.
Pada pelaksanaan ANBK tahun ini,
setiap madrasah melibatkan 30 orang siswa sebagai peserta utama. Terdapat
perbedaan teknis dalam pelaksanaannya, di mana sebagian madrasah harus
menyelenggarakan ANBK dalam dua sesi karena keterbatasan perangkat komputer,
sementara madrasah lainnya cukup dengan satu sesi berkat ketersediaan sarana
yang lengkap. Perbedaan tersebut tidak mengurangi semangat peserta, yang tetap
mengikuti asesmen dengan penuh kesungguhan.
ANBK di kedua madrasah ini
berlangsung selama dua hari. Selama pemantauan, pelaksanaan berjalan lancar dan
tertib, baik dari segi infrastruktur, perangkat komputer, jaringan internet,
maupun pengaturan ruang asesmen. Proktor dan teknisi turut berperan aktif
memastikan setiap sesi berlangsung sesuai jadwal tanpa hambatan berarti.
Kegiatan monitoring ini
menegaskan bahwa pelaksanaan ANBK bukan hanya soal kesiapan teknis, tetapi juga
bagian dari upaya untuk melihat kesiapan madrasah dalam menghadapi tantangan
pendidikan berbasis teknologi. Melalui asesmen ini, madrasah mendapatkan gambaran
objektif tentang kemampuan literasi, numerasi, serta aspek karakter peserta
didik. Dengan demikian, hasil ANBK akan menjadi bahan evaluasi penting bagi
peningkatan mutu pembelajaran di masa mendatang.
Secara keseluruhan, pelaksanaan
ANBK 2025 di MI Sabilul Rasyad dan MI Sullamul Ulum berlangsung sukses, berkat
koordinasi yang baik antara kepala madrasah, guru, proktor, serta dukungan dari
pengawas madrasah. Semangat peserta yang mengikuti asesmen dengan antusias
menunjukkan bahwa generasi madrasah siap untuk beradaptasi dengan perkembangan
teknologi dalam dunia pendidikan. (DNA/foto:PP)
