Samarinda (Humas) - MI Al Mujahidin Samarinda menggelar dua kegiatan penting sekaligus pada hai ini
Kamis(17/7), yakni Monitoring Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan Penutupan Kegiatan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) Tahun Ajaran
2025/2026. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pengawas Madrasah Bapak H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd,
yang secara resmi melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan SPMB sekaligus
menutup rangkaian kegiatan MATSAMA.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat
dan antusiasme, baik dari para guru, siswa, maupun seluruh warga madrasah.
Kepala MI Al Mujahidin Samarinda, Hj. Hermawati, M.Pd menyampaikan
ucapan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dari semua pihak sehingga
rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai pedoman yang
berlaku.
Pelaksanaan SPMB di MI Al Mujahidin dilakukan secara terbuka, transparan, dan sesuai dengan pedoman teknis yang ditetapkan leh Kementerian Agama. Proses penerimaan diawali dengan sosialiasi kepada masyrakat dan calon wali murid, baik melalui
pertemuan langsung maupun media sosial resmi madrasah.
Dalam pelaksanaannya, MI Al Mujahidin menerima pendaftaran dari total 41 calon siswa baru. Setelah dilakukan verifikasi dan seleksi berdasarkan persyaratan administrasi dan daya tampung yang tersedia, sebanyak 38 siswa dinyatakan diterima. Sebagai peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026. Seluruh proses dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas dan keadilan.
Dalam sambutannya, H. Syafrudin menyampaikan
apresiasinya terhadap pelaksanaan SPMB yang telah berjalan dengan baik dan
profesional. “Monitoring ini penting untuk memastikan bahwa proses
penerimaan siswa baru benar-benar sesuai regulasi. Dan saya melihat MI Al
Mujahidin telah melaksanakan ini dengan sangat baik,” ujarnya.
Sementara itu, Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) di MI Al Mujahidin telah berlangsung selama 4 hari , yaitu mulai Senin (14/7) hingga Kamis(17/7). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, dengan jumlah peserta mencapai 260 orang.
Berbeda dari pelaksanaan MATSAMA di madrasah
lainnya, MI Al Mujahidin yang telah meraih penghargaan sebagai Madrasah Adiwiyata Tingkat Nasional, menekankan penguatan nilai-nilai kepudulian terhadap lingkungan, budaya hidup bersih dan sehat, serta pembiasaan
positif di lingkungan madrasah.
Kepala MI Al Mujahidin, Hj. Hermawati, M.Pd
menyampaikan bahwa materi MATSAMA memang mengacu pada standar umum yang
ditetapkan, namun implementasinya di MI Al Mujahidin lebih ditekankan pada penguatan karakter lingkungan dan pembentukan kebiasaan hidup bersih dan sehat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan
budaya madrasah yang bersih, tertib, sehat, dan peduli lingkungan kepada
seluruh peserta didik. Kami tidak hanya ingin mencetak siswa yang cerdas,
tetapi juga yang berakhlak dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” tutur
beliau dalam sambutannya.
Rangkaian kegiatan ditutup secara resmi oleh Pengawas H. Syafrudin, S.Pd., M.Pd. Dalam arahannya,
beliau memberikan motivasi kepada seluruh siswa untuk semangat belajar serta
mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan pembiasaan positif sejak dini.
"Kegiatan seperti ini bukan hanya
menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga bagian penting dari proses pembentukan
karakter dan penanaman nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari
siswa," ungkapnya.
Kegiatan penutupan diakhiri dengan pembacaan
do’a oleh Ustadz Ali Mahmudi, S.Pd.I , yang memohonkan keberkahan dan kelancaran bagi seluruh proses pembelajaran di
tahun ajaran yang baru.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, MI Al
Mujahidin Samarinda siap memulai proses pembelajaran tahun ajaran 2025/2026
dengan semangat baru, komitmen tinggi terhadap mutu pendidikan, serta tekad
untuk terus menjadi madrasah unggulan yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga
peduli terhadap lingkungan dan karakter generasi masa depan. (DNA/foto:PP)
