Samarinda (Humas) - Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) terus mendapat pendampingan langsung dari jajaran pengawas madrasah. Pada Selasa (23/09), Pengawas Madrasah Bapak H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd. melakukan monitoring pelaksanaan ANBK di MI At Taqwa Harapan Baru Loa Janan Ilir Samarinda dan MI Ar Rahmah Loa Janan Ilir Samarinda.
Kegiatan monitoring ini turut
didampingi oleh Kepala MI At Taqwa, H. Fakhruddin, S.Pd.I., Kepala MI Ar
Rahmah, Zainal Mustofa, S.Pd.I., serta operator dan proktor masing-masing
madrasah. Kehadiran pengawas menjadi bentuk perhatian nyata dalam memastikan
asesmen berlangsung sesuai prosedur dan berjalan lancar.
Berdasarkan data, jumlah peserta
ANBK di MI At Taqwa mencapai 30 orang yang terbagi dalam 2 sesi masing-masing
15 orang, sementara di MI Ar Rahmah tercatat 25 orang peserta yang mengikuti
ujian dalam 3 sesi, yaitu 10 orang pada sesi pertama, 10 orang pada sesi kedua,
dan 5 orang pada sesi ketiga. Meski pelaksanaan berlangsung tertib, kedua
madrasah masih menghadapi kendala berupa terbatasnya ruang laboratorium dan
perangkat pendukung.
Para kepala madrasah berharap, di
tahun mendatang sarana prasarana dapat lebih memadai agar pelaksanaan ANBK
berjalan lebih maksimal. Harapan ini sejalan dengan tujuan ANBK sebagai program
strategis nasional untuk mengukur kompetensi literasi, numerasi, serta karakter
siswa madrasah yang menjadi pondasi penting peningkatan mutu pendidikan.
Dengan monitoring yang dilakukan Bapak H. Syafrudin, pelaksanaan ANBK di kedua madrasah tetap berjalan kondusif, penuh
semangat, dan menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan madrasah yang
unggul dan siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan. (DNA/foto:PP)
