Samarinda – Pengawas Madrasah
Kementerian Agama Kota Samarinda, H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd, melaksanakan
kegiatan Monitoring Asesmen Sumatif Semester I dan Penilaian Kinerja Kepala
Madrasah (PKKM) Tahun 2025 di MI Sullamul Ulum, yang beralamat di Jl. Jakarta
Blok D, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, pada Rabu
(26/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pengawasan dan pembinaan
dalam rangka menjamin mutu pendidikan serta meningkatkan kualitas tata kelola
madrasah secara berkelanjutan.
Monitoring Asesmen Sumatif
Semester I dilaksanakan terhadap pelaksanaan asesmen bagi peserta didik kelas 1
sampai dengan kelas 6 dengan jumlah keseluruhan sebanyak 342 siswa. Adapun
pelaksanaan asesmen dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, yaitu mulai 26
November hingga 3 Desember 2025. Sistem asesmen yang digunakan adalah manual
dengan metode kertas dan pensil, menyesuaikan dengan kondisi dan kesiapan
satuan pendidikan. Asesmen ini bertujuan untuk mengukur tingkat ketercapaian
tujuan pembelajaran selama satu semester, sekaligus sebagai bahan evaluasi bagi
guru dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas.
Dalam kegiatan monitoring
tersebut, H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd melakukan pengamatan langsung terhadap
situasi pelaksanaan asesmen di ruang-ruang kelas, mulai dari kesiapan peserta
didik, ketertiban pelaksanaan asesmen, kelengkapan administrasi asesmen, hingga
kesiapan guru dan panitia dalam menjalankan tugasnya. Dari hasil monitoring
sementara, pelaksanaan asesmen berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
Selain melakukan monitoring
asesmen, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Penilaian Kinerja Kepala
Madrasah (PKKM) Tahun 2025 terhadap Kepala MI Sullamul Ulum, Hj. Asminah,
M.Pd.I. PKKM dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap kinerja
kepala madrasah selama satu tahun terakhir. Penilaian difokuskan pada empat
komponen utama, yaitu Program Pengembangan Madrasah, Program Manajerial,
Program Kewirausahaan, serta Program Supervisi Tenaga Pendidik dan Tenaga
Kependidikan.
Proses PKKM dilakukan secara
komprehensif melalui pemeriksaan dan croscek dokumen data dukung seluruh
program kerja, antara lain perencanaan program, laporan pelaksanaan, bukti
kegiatan, serta capaian hasil yang telah diraih. Selain itu, pengawas juga
melakukan wawancara langsung dengan kepala madrasah terkait pelaksanaan tugas,
tantangan yang dihadapi, serta strategi pengembangan madrasah ke depan.
Dalam arahannya, H. Syafrudin,
S.Pd.I., M.Pd menegaskan bahwa kegiatan monitoring asesmen dan PKKM bukan
sekadar kegiatan penilaian administratif, melainkan merupakan bagian dari
proses pembinaan, pendampingan, dan penguatan mutu madrasah. Melalui kegiatan
ini, diharapkan kepala madrasah dan seluruh tenaga pendidik semakin termotivasi
untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat manajemen madrasah, serta
menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik.
Sementara itu, Kepala MI Sullamul
Ulum, Hj. Asminah, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas
pelaksanaan monitoring dan PKKM yang dilakukan oleh pengawas. Ia menuturkan
bahwa kegiatan ini menjadi bahan refleksi untuk terus melakukan evaluasi diri
serta memperbaiki berbagai aspek pengelolaan madrasah. Ia juga menegaskan
komitmennya untuk terus mengembangkan program-program yang inovatif dan
berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran dan layanan pendidikan.
Dengan terlaksananya kegiatan
Monitoring Asesmen Sumatif Semester I dan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah
Tahun 2025 ini, diharapkan MI Sullamul Ulum semakin mampu meningkatkan kualitas
pembelajaran, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta mewujudkan madrasah
yang unggul, berprestasi, dan berdaya saing di tengah perkembangan dunia
pendidikan yang semakin dinamis. (DNA/foto:PP)
