Samarinda (Humas) - Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Samarinda, H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd melaksanakan kegiatan Monitoring Pasca Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) I, Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2025, serta Monitoring Pemberian Makanan Bergizi (MBG) di MI Darussalam yang beralamat di Jalan Wahid Hasyim 2, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Kota, pada Kamis (4/12).
Kegiatan ini merupakan bagian
dari upaya pengawasan akademik dan manajerial untuk memastikan seluruh proses
pembelajaran, evaluasi hasil belajar, serta program penunjang kesejahteraan
peserta didik berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar yang telah ditetapkan.
Monitoring dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar seluruh siswa kelas 1
hingga kelas 6 serta kepala madrasah sebagai unsur pimpinan lembaga.
Pada monitoring pasca asesmen, H.
Syafrudin meninjau langsung pelaksanaan kegiatan class meeting yang digelar
sebagai sarana penyegaran bagi siswa setelah mengikuti rangkaian Asesmen
Sumatif Akhir Semester. Kegiatan class meeting ini diikuti oleh seluruh siswa
MI Darussalam yang berjumlah 273 orang. Berbagai lomba diselenggarakan sebagai
bentuk penguatan karakter, kebersamaan, sportivitas, serta pengembangan potensi
nonakademik peserta didik.
Lomba yang dilaksanakan terbagi
menjadi dua kategori, yaitu lomba keagamaan dan lomba permainan. Untuk kategori
lomba keagamaan, siswa kelas 1 hingga kelas 3 mengikuti lomba praktik wudhu,
sementara siswa kelas 4 hingga kelas 6 mengikuti lomba shalat berjamaah.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pembiasaan ibadah sejak dini serta
meningkatkan pemahaman dan praktik keagamaan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, pada lomba
permainan, siswa kelas 1 hingga kelas 3 mengikuti lomba estafet bola, sedangkan
kelas 4 hingga kelas 6 mengikuti lomba estafet sarung. Perlombaan berlangsung
meriah dan penuh antusiasme siswa, sekaligus menjadi media pembelajaran untuk
menanamkan nilai kerja sama, ketangkasan, sportivitas, serta rasa percaya diri.
Seluruh rangkaian lomba dilaksanakan sejak tanggal 3 sampai dengan 6 Desember
2025.
Selain monitoring kegiatan pasca
asesmen, pada hari yang sama juga dilaksanakan Penilaian Kinerja Kepala
Madrasah (PKKM) terhadap Kepala MI Darussalam, Novi Nur Malik, S.Pd.I, dengan
H. Syafrudin bertindak sebagai pengawas penilai. PKKM meliputi beberapa aspek
penting, yaitu Program Pengembangan Madrasah, Program Manajerial, Program
Kewirausahaan, serta Supervisi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
Dalam proses penilaian, pengawas
melakukan cros cek terhadap dokumen perencanaan dan pelaksanaan program
madrasah, serta melakukan wawancara langsung guna menggali informasi secara
komprehensif terkait kinerja kepala madrasah selama satu tahun terakhir. Penilaian
ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh program yang dijalankan telah
sesuai dengan visi, misi, serta target pengembangan madrasah yang berorientasi
pada peningkatan mutu layanan pendidikan.
Tidak hanya itu, H. Syafrudin
juga melaksanakan monitoring terhadap pelaksanaan program Pemberian Makanan
Bergizi (MBG) kepada para siswa. Pada kesempatan tersebut, MBG diberikan dalam
bentuk menu kering berupa roti, telur, susu, dan buah-buahan. Pemberian menu
kering ini disesuaikan dengan kondisi kegiatan class meeting, di mana siswa
pulang lebih cepat sehingga belum memasuki waktu makan utama. Namun demikian,
pemenuhan kebutuhan gizi siswa tetap menjadi perhatian utama sebagai bagian
dari upaya mendukung tumbuh kembang serta konsentrasi belajar peserta didik.
H. Syafrudin dalam keterangannya
menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk pendampingan
sekaligus evaluasi agar seluruh program pendidikan di madrasah dapat terus
berjalan dengan baik, terarah, dan berkelanjutan. Ia juga mengapresiasi semangat
kepala madrasah, guru, dan seluruh siswa MI Darussalam yang telah
berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Dengan terlaksananya monitoring
pasca asesmen, PKKM, serta MBG ini, diharapkan MI Darussalam semakin mampu
meningkatkan mutu pembelajaran, penguatan karakter siswa, profesionalisme
tenaga pendidik dan kependidikan, serta pelayanan pendidikan yang berkualitas
dan berdaya saing. (DNA/foto:PP)
