Samarinda (Humas) – Kementerian Agama Kota Samarinda melalui pengawas madrasah, Bapak Hevvi Mahfudiansyah, S.Pd, melaksanakan monitoring pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Gelombang Pertama tingkat Madrasah Tsanawiyah pada Senin, 25 Agustus 2025.
Pada hari pertama, ANBK dilaksanakan dengan materi Literasi dan Survei Karakter. Kegiatan berlangsung di dua madrasah, yaitu MTs Sabilal Muhtadin dan MTs As Sa’adiyah, dengan jumlah peserta secara keseluruhan mencapai 60 pelajar.
Di MTs Sabilal Muhtadin, pelaksanaan ANBK dibagi menjadi tiga sesi dengan rincian 15 peserta pada setiap sesi. Total peserta yang mengikuti ujian di madrasah ini berjumlah 45 pelajar. Sementara itu, di MTs As Sa’adiyah, ANBK dilaksanakan dalam dua sesi, dengan 8 peserta pada sesi pertama dan 7 peserta pada sesi kedua, sehingga total peserta sebanyak 15 pelajar.
Monitoring yang dilakukan bertujuan untuk memastikan pelaksanaan ANBK berjalan sesuai prosedur, baik dari aspek teknis pelaksanaan ujian berbasis komputer maupun kesiapan sarana dan prasarana yang digunakan. Selain itu, pengawasan juga difokuskan pada kelancaran siswa dalam mengerjakan soal serta kenyamanan mereka selama proses asesmen berlangsung.
Kehadiran pengawas madrasah dalam pelaksanaan ANBK diharapkan dapat memberikan dukungan, memastikan objektivitas pelaksanaan, serta menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan asesmen di madrasah-madrasah berikutnya.
Sebagai salah satu program nasional, ANBK tidak hanya mengukur kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga memberikan gambaran menyeluruh tentang literasi, karakter, serta lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa. Hasil asesmen ini nantinya akan menjadi dasar penting dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah, sehingga dapat terus melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. (AR/foto:PP)
