Samarinda (Humas) — Dalam rangka memperkuat perencanaan program kerja dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan madrasah, Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd., melaksanakan pendampingan pada kegiatan Rapat Kerja (Raker) Tahunan MI Al Huda Samarinda yang berlangsung di MI Al Huda, Jalan Pusaka, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, pada Selasa (7/7/2026).
Rapat kerja yang diselenggarakan
selama dua hari, mulai 6 hingga 7 Juli 2026, ini diikuti oleh Kepala Madrasah,
dewan guru, tenaga kependidikan, pengurus yayasan, serta Komite Madrasah.
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk menyusun program kerja tahunan
sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan
mutu layanan pendidikan di madrasah.
Dalam pendampingannya, H.
Syafrudin menegaskan bahwa rapat kerja merupakan momentum penting untuk
menyelaraskan program madrasah dengan kebijakan Kementerian Agama, sehingga
seluruh perencanaan yang disusun dapat diimplementasikan secara efektif dan
terarah selama satu tahun pelajaran.
Selain membahas penyusunan
Program Kerja Tahunan Madrasah, kegiatan juga difokuskan pada persiapan
kelengkapan perangkat pembelajaran guru sebagai bagian dari upaya meningkatkan
kualitas proses belajar mengajar sejak awal Tahun Pelajaran 2026/2027.
Pada sesi pembinaan, H. Syafrudin
memberikan pendalaman materi mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta
(KBC) sebagai arah baru transformasi pendidikan madrasah. Ia menyampaikan
pentingnya pemahaman yang utuh terhadap kebijakan kurikulum agar dapat
diterapkan secara optimal dalam proses pembelajaran.
Materi yang disampaikan meliputi
sosialisasi Keputusan Menteri Agama Nomor 1503 Tahun 2025 sebagai dasar
pelaksanaan review Dokumen 1 kurikulum sebelum diterbitkannya regulasi
terbaru, pemaparan struktur Kurikulum Madrasah Ibtidaiyah untuk kelas I hingga
VI, pedoman Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2026/2027, serta sosialisasi
pemanfaatan akun EMIS GTK dan aplikasi MAGIS sebagai bagian dari integrasi
implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.
Melalui pembinaan tersebut, para
peserta memperoleh penguatan terkait penyusunan dokumen perencanaan
pembelajaran, pemanfaatan sistem digital dalam pengelolaan data pendidikan,
serta langkah-langkah strategis dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta
secara menyeluruh di lingkungan madrasah.
Pendampingan ini merupakan bagian
dari komitmen Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda dalam memberikan
pembinaan berkelanjutan kepada madrasah melalui peran aktif pengawas madrasah.
Diharapkan, hasil rapat kerja dan pendampingan ini mampu menghasilkan program
kerja yang terukur, meningkatkan profesionalisme pendidik dan tenaga
kependidikan, serta mendukung terwujudnya madrasah yang unggul, adaptif, dan
berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik sesuai dengan semangat
transformasi pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. (dna/foto:pp)
