Samarinda (Humas) - Dalam rangka meningkatkan mutu tata kelola dan kualitas pembelajaran di madrasah, Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Samarinda, Ibu Siti Djulaikah, S.Pd., M.Pd., melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) yang dirangkaikan dengan Diseminasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di MTs Darussalam, pada Selasa (16/12).
Kegiatan ini merupakan bagian
dari tugas pembinaan dan pendampingan pengawas madrasah guna memastikan
penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai dengan standar nasional pendidikan
serta kebijakan terbaru Kementerian Agama. Sejak pagi hari, kegiatan berlangsung
dengan suasana yang tertib, terbuka, dan penuh semangat kolaboratif antara
pengawas, kepala madrasah, dan para guru.
Pada pelaksanaan PKKM, Ibu Siti
Djulaikah melakukan penilaian secara komprehensif terhadap kinerja Kepala MTs
Darussalam yaitu Bapak Akhmad Fauzi, S.Pd.I yang meliputi aspek manajerial, kewirausahaan, supervisi akademik, serta
pengembangan budaya mutu madrasah. Proses penilaian tidak hanya berorientasi
pada pemenuhan instrumen, tetapi juga diarahkan sebagai sarana refleksi bersama
untuk melihat capaian, tantangan, dan peluang pengembangan madrasah ke depan.
Dalam arahannya, Ibu Siti
Djulaikah menekankan bahwa PKKM bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan
momentum strategis untuk memperkuat peran kepala madrasah sebagai pemimpin
pembelajaran. “Kepala madrasah memiliki peran penting dalam menciptakan iklim
kerja yang kondusif, mendorong inovasi guru, serta memastikan layanan
pendidikan yang bermutu bagi peserta didik,” ujarnya.
Selain PKKM, kegiatan ini juga
diisi dengan diseminasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang disampaikan secara
dialogis dan aplikatif. Diikuti 20 peserta yang merupakan guru dan staff di Mts Darussalam melalui sesi ini, pengawas memberikan pemahaman
mengenai konsep dasar KBC, penyusunan perencanaan pembelajaran, penguatan
asesmen berbasis capaian, serta pentingnya keselarasan antara tujuan
pembelajaran, proses, dan evaluasi hasil belajar peserta didik.
Para guru dan tenaga kependidikan
mengikuti kegiatan dengan antusias, ditandai dengan diskusi aktif dan
penyampaian berbagai pengalaman serta kendala yang dihadapi dalam praktik
pembelajaran sehari-hari. Diseminasi ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi
para pendidik dalam mengimplementasikan kurikulum secara lebih kontekstual,
adaptif, dan berpusat pada peserta didik.
Kegiatan ditutup dengan
penyampaian umpan balik dan motivasi dari pengawas madrasah, yang mendorong
seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga semangat
kolaborasi, serta menjadikan perubahan kebijakan sebagai peluang untuk berkembang.
Melalui pelaksanaan PKKM dan
diseminasi KBC ini, diharapkan MTs Darussalam semakin mantap dalam memperkuat
manajemen madrasah dan meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. (DNA/foto:PP)
