Samarinda (Humas) - Upaya
peningkatan mutu pendidikan madrasah tidak pernah berhenti. Hal ini tercermin
dalam kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Program Kerja Satuan Pendidikan dan
Penyusunan Evaluasi Diri Madrasah (EDM) yang digelar di MTs Al-Wa’id Samarinda
pada Senin (22/09). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Pengawas Madrasah
Kementerian Agama Kota Samarinda, Bapak Imran, M.Pd, yang memimpin jalannya
pendampingan dengan penuh semangat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional tahunan yang menitikberatkan pada penyusunan EDM sebagai instrumen penting dalam siklus peningkatan mutu pendidikan. EDM membantu madrasah mengenali kondisi riil lembaga, menilai capaian program, mengidentifikasi tantangan, serta menyusun langkah perbaikan yang berkelanjutan. Dengan demikian, penyusunan EDM bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi benar-benar menjadi peta jalan untuk mengarahkan perkembangan madrasah.
Acara berlangsung di ruang
pertemuan madrasah dengan diikuti sekitar 30 peserta. Mereka terdiri dari 17
guru MTs Al-Wa’id, 6 mahasiswa PKL dari UINSI Samarinda, Kepala Madrasah, serta
seluruh dewan guru. Kehadiran mahasiswa PKL menambah warna tersendiri dalam
kegiatan ini, karena mereka tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga
ikut menyaksikan praktik nyata bagaimana proses peningkatan mutu pendidikan dilakukan
di madrasah.
Dalam pendampingannya, Bapak
Imran, M.Pd menjelaskan pentingnya membangun kesadaran kolektif seluruh warga
madrasah terhadap fungsi EDM. Ia menekankan bahwa dokumen ini harus disusun
secara jujur dan objektif, karena hanya dengan data yang validlah madrasah
dapat merancang strategi yang tepat. Pendekatan yang beliau gunakan bukan
sekadar memberikan materi, tetapi juga mengajak guru dan peserta untuk
berdiskusi, menyampaikan pengalaman, dan mencari solusi bersama.
Suasana kegiatan terasa hidup
dengan interaksi aktif para peserta. Guru-guru MTs Al-Wa’id terlihat antusias
mengikuti sesi pendampingan, baik dalam penyusunan indikator, pengisian
instrumen, maupun pembahasan tindak lanjut. Mahasiswa PKL juga mendapat kesempatan
untuk memberikan pandangan, sehingga kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama
yang mempertemukan pengalaman praktis dan teori akademik.
Selain fokus pada penyusunan EDM,
pendampingan ini juga menyinggung pentingnya keterkaitan antara program kerja
satuan pendidikan dengan visi, misi, dan tujuan madrasah. Dengan perencanaan
yang terstruktur, MTs Al-Wa’id diharapkan mampu menjawab kebutuhan peserta
didik sekaligus menjawab tantangan pendidikan di era digital dan globalisasi.
Kegiatan ini ditutup dengan
refleksi bersama, di mana seluruh peserta menyepakati bahwa EDM adalah alat
yang akan membantu madrasah dalam perjalanan mencapai mutu pendidikan yang
lebih baik. Tidak hanya untuk kepentingan jangka pendek, tetapi juga sebagai
fondasi dalam membangun madrasah yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.
Bagi keluarga besar MTs Al-Wa’id,
kehadiran Pengawas Madrasah Bapak Imran, M.Pd memberikan energi baru. Beliau
hadir bukan sekadar sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra dan motivator
yang selalu mendorong madrasah untuk terus maju. Dengan pendampingan ini,
madrasah semakin optimis mampu menghadirkan layanan pendidikan yang tidak hanya
cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia. (DNA/foto:PP)
