Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog

Samarinda (Humas) - Suasana penuh semangat terlihat di MTs Ihya Ulumuddin Samarinda pada Jumat (19/09). Seluruh guru dan jajaran madrasah berkumpul dalam kegiatan pendampingan yang dipimpin langsung oleh Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Samarinda, Ibu Siti Djulaikah, S.Pd., M.Pd. Kehadiran beliau membawa suasana berbeda, tidak hanya memberikan arahan teknis, tetapi juga menghadirkan motivasi dan semangat baru bagi para pendidik.

Dalam kegiatan tersebut, Ibu Siti Djulaikah membawakan materi yang menyentuh berbagai aspek penting, mulai dari penyusunan dokumen perencanaan madrasah (KM, RKT, dan RKAM) berbasis hasil Evaluasi Diri Madrasah (EDM), penguatan RPP dengan pendekatan Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta, hingga pendampingan Monitoring dan Evaluasi (Monev).

Materi Monev menjadi salah satu poin yang paling ditekankan. Melalui pendampingan ini, guru dan kepala madrasah diajak untuk bersama-sama meninjau capaian program kerja, memetakan kendala yang dihadapi, serta mencari solusi yang realistis. Monev dipandang sebagai cermin yang membantu madrasah melihat kekuatan sekaligus kelemahan, sehingga dapat menentukan langkah strategis untuk perbaikan ke depan.

Pada sesi penyusunan dokumen perencanaan, peserta diajak untuk tidak hanya berhenti pada penyusunan laporan administrasi, tetapi juga memastikan bahwa setiap rencana yang ditulis lahir dari kebutuhan nyata lembaga. Dengan demikian, KM, RKT, dan RKAM benar-benar menjadi panduan hidup madrasah untuk bergerak lebih terarah.

Tak kalah menarik, penguatan RPP berbasis Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta mengajak guru menghadirkan pembelajaran yang menyentuh hati. Guru didorong untuk menghadirkan suasana kelas yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga menumbuhkan integritas, kasih sayang, dan kepedulian sosial dalam diri siswa. Dengan cara ini, pendidikan menjadi lebih bermakna, menyentuh ranah pengetahuan sekaligus membentuk karakter.

Kegiatan yang diikuti oleh kepala madrasah, tim kurikulum, bendahara, dan para guru ini berlangsung interaktif. Diskusi, tanya jawab, hingga berbagi pengalaman mewarnai jalannya acara. Guru-guru tampak antusias mengikuti setiap sesi, karena materi yang dibawakan tidak hanya praktis tetapi juga memberi inspirasi bagi pengembangan madrasah.

Pendampingan yang dilakukan Ibu Siti Djulaikah menegaskan kembali bahwa peran pengawas bukan sekadar mengawasi, tetapi juga menjadi mitra, sahabat, sekaligus penggerak bagi guru dan madrasah. Dengan kombinasi perencanaan yang matang, monitoring yang terukur, serta pembelajaran yang berkarakter, MTs Ihya Ulumuddin optimis dapat mencetak generasi yang unggul, cerdas, dan berakhlak mulia. (DNA/PP)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30