Samarinda (Humas) - Kelompok
Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kota Samarinda kembali melaksanakan pertemuan
rutin yang dirangkaikan dengan pembahasan agenda strategis pendidikan pada Rabu
(8/4). Kegiatan tersebut berlangsung di MI Al Azhar, yang berlokasi di Jl. M.
Said, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Samarinda dan dipimpin oleh Ketua KKMI Kota Samarinda, Tajudin, S.Pd.I., M.Pd. Pertemuan menjadi wadah koordinasi penting dalam menyelaraskan langkah dan program kerja madrasah, khususnya dalam menghadapi sejumlah agenda pendidikan tahun 2026.
Pengawas Madrasah Ibtidaiyah, H.
Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd, hadir membersamai kegiatan bersama Drs. H. Muhammad
Masrukin, M.Pd.I. Pendampingan yang dilakukan berfokus pada penguatan
perencanaan, kesiapan pelaksanaan program, serta optimalisasi peran madrasah
dalam menjaga mutu pendidikan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan
Halal Bi Halal pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang berlangsung dalam suasana
hangat dan penuh kebersamaan. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat
silaturahmi serta memperkuat koordinasi antar kepala madrasah dalam menjalankan
tugas dan tanggung jawab pendidikan.
Selanjutnya, pembahasan
difokuskan pada persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat MI
yang dijadwalkan berlangsung pada rentang tanggal 20 hingga 30 April 2026.
Dalam forum tersebut dibahas kesiapan teknis pelaksanaan, termasuk pengaturan
ruang ujian, kesiapan peserta didik, serta mekanisme pengawasan agar
pelaksanaan TKA berjalan secara tertib, objektif, dan akuntabel.
Sebagai tindak lanjut,
direncanakan pelaksanaan pembekalan atau bimbingan teknis (bimtek) bagi
pengawas ruang TKA. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta
kesiapan petugas dalam menjalankan tugas pengawasan sesuai dengan ketentuan
yang berlaku, sehingga kualitas pelaksanaan ujian dapat terjaga dengan baik.
Agenda lain yang turut dibahas
adalah penyusunan jadwal pelaksanaan Asesmen Madrasah (AM) tingkat MI tahun
2026. Penyusunan jadwal dilakukan secara terkoordinasi guna memastikan
pelaksanaan asesmen dapat berjalan efektif dan tidak mengganggu proses pembelajaran
di masing-masing madrasah.
Selain itu, perhatian juga
diberikan pada persiapan akreditasi bagi madrasah yang masa berlaku
akreditasinya berakhir pada tahun 2026. Setiap madrasah didorong untuk
melakukan persiapan secara menyeluruh, baik dari sisi administrasi, pemenuhan
standar sarana dan prasarana, maupun peningkatan kualitas pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, terbangun
kesepahaman bersama dalam menyikapi berbagai agenda pendidikan yang akan
dilaksanakan dalam waktu dekat. Koordinasi yang terjalin diharapkan mampu
mendorong kesiapan seluruh madrasah dalam melaksanakan program secara optimal
dan berkelanjutan.
Kegiatan KKMI Kota Samarinda
menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan komunikasi, koordinasi,
serta peningkatan mutu pendidikan madrasah. Dengan keterlibatan aktif pengawas
dan kepala madrasah, setiap program yang direncanakan diharapkan dapat terlaksana
secara efektif, terarah, dan memberikan dampak positif bagi peningkatan
kualitas pendidikan di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah. (DNA/foto:PP)
