Samarinda (Humas) - Upaya
peningkatan mutu pendidikan berbasis data terus digencarkan oleh MAN 2
Samarinda sebagai bagian dari komitmen menuju madrasah yang unggul dan
berkualitas. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kegiatan Rapat
Koordinasi Tim Penjamin Mutu, yang dilaksanakan pada hari Senin (28/07),
bertempat di Laboratorium Agama MAN 2 Samarinda.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas
Madrasah Kementerian Agama Kota Samarinda, Ibu Siti Djulaikhah, M.Pd, yang
secara aktif mendampingi proses penguatan penjaminan mutu di lingkungan
madrasah. Selain itu, hadir pula Kepala MAN 2 Samarinda beserta 25 orang
anggota Tim Pengembang Kurikulum yang tergabung dalam Tim Penjamin Mutu.
Rapat koordinasi ini merupakan
bentuk tindak lanjut atas hasil Rapor Pendidikan MAN 2 Samarinda Tahun 2025
yang telah diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi. Rapor pendidikan merupakan instrumen penting dalam mengukur capaian
dan kualitas layanan pendidikan di satuan pendidikan, berdasarkan data yang
terintegrasi secara nasional.
Dalam sambutannya, Ibu Siti
Djulaikhah, M.Pd., menegaskan pentingnya seluruh komponen madrasah untuk
menjadikan rapor pendidikan bukan sekadar laporan, tetapi sebagai alat refleksi
dan dasar pengambilan kebijakan strategis. “Kegiatan ini sangat penting
karena kita tidak bisa meningkatkan mutu tanpa melihat data secara objektif.
Rapor pendidikan memberi kita cermin untuk melihat kondisi riil dan menetapkan
langkah nyata ke depan,” ungkap beliau.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan
hasil dan analisis rapor pendidikan, yang mencakup berbagai aspek penting
seperti capaian literasi, numerasi, karakter, lingkungan belajar, serta
manajemen satuan pendidikan. Dari hasil analisis tersebut, tim berhasil
mengidentifikasi sejumlah indikator prioritas yang masih perlu ditingkatkan,
termasuk dalam aspek penguatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi dalam
pembelajaran, dan penguatan budaya positif di lingkungan madrasah.
Diskusi mendalam antara peserta
menghasilkan sejumlah rekomendasi dan strategi tindak lanjut, seperti
penyusunan program peningkatan kapasitas guru berbasis data, pengembangan modul
ajar yang adaptif, serta penguatan supervisi akademik secara terstruktur.
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan yang terpotret
dalam rapor pendidikan serta mendorong peningkatan capaian Indikator Kinerja
Utama (IKU) madrasah.
Rapat ini diharapkan menjadi pemantik semangat seluruh warga MAN 2 Samarinda dalam mewujudkan madrasah yang adaptif terhadap perubahan, responsif terhadap kebutuhan peserta didik, dan akuntabel dalam setiap proses peningkatan mutu pendidikan. (DNA/foto:PP)
