Samarinda (Humas) - Akurasi data guru dan tenaga kependidikan
menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola madrasah yang tertib dan
berkualitas. Data yang lengkap dan sesuai kondisi sebenarnya diperlukan sebagai
dasar dalam perencanaan, pemetaan kebutuhan, serta pengambilan kebijakan di
lingkungan pendidikan madrasah.
Upaya tersebut dilakukan melalui Pendampingan Pendataan EMIS-GTK yang berlangsung di MA Al Mujahidin dan MTs Al Mujahidin 2 Samarinda, Jumat (28/8/2026). Kegiatan ini diikuti sebanyak 35 guru dari kedua madrasah sebagai bagian dari upaya memastikan pengelolaan data GTK berjalan secara tepat dan sesuai ketentuan.
Pendampingan menghadirkan Pengawas Manajerial Madrasah Kota
Samarinda, Imran, M.Pd., sebagai narasumber. Dalam kegiatan tersebut, peserta
mendapatkan pendampingan terkait pendataan EMIS-GTK agar setiap informasi yang
tercatat dapat diperiksa kembali dan disesuaikan dengan kondisi riil guru
maupun tenaga kependidikan di madrasah.
Pendataan EMIS-GTK tidak hanya berorientasi pada kelengkapan
administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola pendidikan
berbasis data. Karena itu, ketepatan informasi yang disampaikan oleh madrasah
menjadi hal penting untuk mendukung tersedianya data pendidikan yang valid dan
dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan tersebut turut berlangsung bersama Kepala MTs Al
Mujahidin 2, Siti Fatimah, S.Pd.Gr., dan Kepala MA Al Mujahidin Samarinda, Nor
Ainun HS, S.Pd., M.Pd. Kehadiran pimpinan madrasah bersama para guru
menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan ketertiban dan kualitas
pengelolaan data GTK.
Melalui pendampingan ini, Kementerian Agama Kota Samarinda
melalui pengawas madrasah terus mendorong madrasah untuk melakukan pembaruan
dan validasi data secara berkala. Langkah tersebut diharapkan dapat mewujudkan
data EMIS-GTK yang lengkap, benar, akurat, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya,
sehingga mampu mendukung tata kelola madrasah yang lebih efektif dan berbasis
data. (dna/foto:pp)
