Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda menyelenggarakan kegiatan “Pendampingan Reformulasi Visi Misi Madrasah Berbasis Analisis SWOT se-Kota Samarinda.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi ini dilaksanakan di Aula Kemenag Kota Samarinda. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kemenag Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H, dan turut dihadiri oleh Kasi Pendidikan dan Madrasah, Bapak Edy Soltami, M.AP.
Program pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari cluster pengembangan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UINSI Samarinda. Tim pelaksana terdiri dari Dr. Siti Julaiha, M.Pd sebagai ketua, dan Aam Amaliatus Sholihah, M.Pd sebagai anggota, dengan dukungan mahasiswa MPI: Nur Annisa, Diyanah Alfiah, Nur Juliana Rizki, dan Latif.
Narasumber dalam kegiatan ini adalah Ibu Siti Djulaikah, S.Pd., M.Pd., selaku Asesor BAN PDM Provinsi Kalimantan Timur dan Pengawas Madrasah Kota Samarinda, serta Bapak Rusydi Kurniawan, M.Pd., dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan ini diikuti oleh 15 Madrasah Tsanawiyah se-Kota Samarinda, masing-masing diwakili oleh kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, serta perwakilan guru. Tujuan utama pendampingan ini adalah untuk membantu madrasah yang belum terakreditasi Unggul dalam menyusun ulang visi dan misi berbasis analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Dalam sambutannya kepala kemenag Samarinda sangat senang dan berharap madrasah semakin tercerahkan dengan adanya pendampingan dari UINSI Samarinda dan madrasah semakin mantap dalam mengidentifikasi potensi yang dimiliki dalam menentukan kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan atau SWOT madrasah
Melalui pendekatan SWOT, madrasah diharapkan mampu mengidentifikasi potensi internal dan eksternal yang dimiliki, kemudian merumuskannya ke dalam program kerja jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Dengan demikian, visi dan misi madrasah dapat menjadi lebih realistis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
