Samarinda (Humas) - Pengelolaan
data guru dan tenaga kependidikan menjadi bagian penting dalam mendukung tata
kelola madrasah yang tertib dan akurat. Hal tersebut menjadi fokus dalam
kegiatan Pendampingan Pendataan MAGIS GTK yang dilaksanakan di MTs Nurul Islam
Samarinda, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 20 guru MTs Nurul Islam Samarinda dengan menghadirkan Pengawas Manajerial Madrasah Kota Samarinda, Imran, M.Pd., sebagai narasumber sekaligus pendamping dalam proses pendataan.
Pendampingan dilakukan untuk
memastikan data Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang tercatat dalam aplikasi
MAGIS sesuai dengan kondisi sebenarnya. Proses tersebut mencakup pengecekan
kelengkapan dan kebenaran data, sehingga informasi yang tersaji dapat lebih
akurat dan dapat mendukung kebutuhan pengelolaan data madrasah.
Dalam kegiatan tersebut, Imran
memberikan arahan kepada para guru mengenai pentingnya ketelitian dalam
melakukan pendataan. Setiap informasi yang dimasukkan perlu diperiksa kembali
agar tidak terjadi kekeliruan maupun ketidaksesuaian data yang dapat memengaruhi
pengelolaan administrasi madrasah.
Pendampingan juga menjadi
ruang bagi madrasah untuk mengidentifikasi data yang masih perlu diperbaiki
atau dilengkapi. Dengan pendataan yang dilakukan secara cermat dan berkala,
informasi mengenai kondisi GTK di madrasah diharapkan dapat tersaji secara lebih
lengkap dan aktual.
Kegiatan tersebut turut
dihadiri Kepala MTs Nurul Islam Samarinda, Aspul Anwar, S.E., serta Ketua
Yayasan Pendidikan Nurul Islam Samarinda, A. Hamzah, S.Pd.I., M.Pd.
Melalui pendampingan pendataan
MAGIS GTK, Kementerian Agama Kota Samarinda terus mendorong madrasah untuk
meningkatkan kualitas tata kelola data. Data yang lengkap, benar, dan akurat
diharapkan dapat menjadi dasar informasi yang mendukung pengelolaan madrasah
secara lebih efektif dan tertib. (dna/foto:pp)
