Samarinda (Humas) - Dalam rangka memastikan kualitas pelaksanaan ujian sekaligus meningkatkan kesiapan madrasah menghadapi akreditasi, Pengawas Madrasah Siti Djulaikah, S.Pd., M.Pd melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Asesmen Akhir Madrasah (AM) serta pendampingan persiapan akreditasi di MTs Muhammadiyah 1 Samarinda. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (27/4), dan diikuti oleh seluruh warga madrasah sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Bertempat di MTs Muhammadiyah 1
Samarinda yang berlokasi di Jalan Abdul Wahab Syahranie, kegiatan ini dihadiri
oleh Kepala Madrasah Ahmad Tonthowi J., M.Pd, jajaran wakil kepala madrasah,
dewan guru, serta tenaga kependidikan. Kehadiran seluruh unsur madrasah
menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pelaksanaan asesmen dan persiapan
akreditasi yang optimal.
Dalam kegiatan monitoring,
pengawas madrasah melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan Asesmen Akhir
Madrasah tahun pelajaran 2025/2026. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa
pelaksanaan asesmen telah berjalan dengan tertib dan didukung oleh kelengkapan
administrasi yang memadai, seperti Surat Keputusan kepanitiaan, jadwal asesmen,
daftar hadir peserta, serta daftar hadir pengawas ruang. Selain itu,
ketersediaan kisi-kisi soal serta penyusunan soal oleh madrasah menjadi
indikator kesiapan yang baik dalam pelaksanaan ujian.
Pelaksanaan asesmen juga telah
mengadopsi sistem kombinasi daring dan luring dengan memanfaatkan media digital
seperti Google Form dan e-learning, sehingga memberikan fleksibilitas sekaligus
mendukung efektivitas proses evaluasi pembelajaran. Tidak ditemukan kendala
berarti selama pelaksanaan, yang menunjukkan kesiapan madrasah dalam mengelola
ujian berbasis teknologi.
Selain monitoring ujian, kegiatan
ini juga dirangkaikan dengan pendampingan persiapan akreditasi. Pengawas
madrasah memberikan arahan terkait pemenuhan delapan Standar Nasional
Pendidikan, penataan dokumen, serta penyusunan bukti fisik akreditasi yang sistematis
dan sesuai dengan instrumen terbaru. Penekanan diberikan pada kesesuaian antara
dokumen administrasi dengan implementasi nyata di lapangan.
Pendampingan dilakukan secara
interaktif melalui diskusi bersama guru dan tenaga kependidikan. Berbagai aspek
yang dibahas meliputi penguatan administrasi pembelajaran, peningkatan kualitas
proses belajar mengajar, serta pengelolaan tata kelola madrasah yang efektif
dan akuntabel. Melalui kegiatan ini, madrasah mendapatkan gambaran yang lebih
jelas mengenai langkah-langkah strategis dalam menghadapi akreditasi.
Kepala MTs Muhammadiyah 1
Samarinda, Ahmad Tonthowi J., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas pendampingan
yang diberikan. Ia menilai bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam
meningkatkan pemahaman serta kesiapan seluruh tim dalam menghadapi proses
akreditasi secara lebih terarah dan sistematis.
Melalui kegiatan monitoring dan
pendampingan ini, MTs Muhammadiyah 1 Samarinda diharapkan dapat terus
meningkatkan kualitas pendidikan serta meraih hasil akreditasi yang optimal.
Sinergi antara pengawas madrasah dan seluruh warga madrasah menjadi kunci utama
dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang unggul, profesional, dan berdaya saing
di era modern. (DNA/foto:PP)
