Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog

Samarinda (Humas) - Upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah terus dilakukan melalui kegiatan Pendampingan Persiapan Akreditasi Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Pengawas Madrasah H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd di MI Ma’arif NU 002 Sambutan, Rabu (29/4). Kegiatan ini berlangsung di Jalan Pasundan, Sindang Sari, Makroman, Kecamatan Sambutan, dengan melibatkan Tim Akreditasi madrasah sebagai sasaran utama.



Pendampingan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan madrasah menghadapi proses akreditasi yang tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga kualitas pengelolaan dan proses pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari penuh, dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, dalam suasana yang aktif, terarah, dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MI Ma’arif NU 002 Sambutan, Holidin, S.Pd, yang memaparkan profil madrasah, perkembangan yang telah dicapai, serta kondisi terkini dalam menghadapi persiapan akreditasi. Pemaparan tersebut memberikan gambaran awal mengenai posisi dan kesiapan madrasah, sekaligus menjadi bahan refleksi bagi tim dalam menyusun langkah strategis ke depan.

Kegiatan kemudian dibuka oleh Pengawas Manajerial H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd dengan memberikan arahan dan motivasi kepada Tim Akreditasi. Penekanan diberikan pada pentingnya kerja sama tim, ketelitian dalam penyusunan dokumen, serta komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas madrasah melalui proses akreditasi. Akreditasi dipandang sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan, bukan sekadar penilaian administratif.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Siti Djulaikah, S.Pd., M.Pd yang merupakan Pengurus BAN PDM sekaligus Pengawas Madrasah. Materi yang disampaikan mencakup mekanisme akreditasi sekolah/madrasah secara menyeluruh, termasuk komponen penilaian dan standar yang harus dipenuhi.

Pembahasan difokuskan pada kelengkapan dokumen yang harus disiapkan oleh guru, tim akreditasi, maupun kepala madrasah. Dokumen tersebut meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, penilaian hasil belajar, administrasi madrasah, serta bukti fisik pendukung lainnya yang menjadi bagian dari instrumen akreditasi.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman teknis terkait penggunaan aplikasi akreditasi versi 2025, khususnya dalam pengisian Sispena dan DKA. Ketepatan dalam pengisian data dan kelengkapan dokumen menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir akreditasi.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi yang dimanfaatkan oleh peserta untuk mengklarifikasi berbagai hal yang masih menjadi kendala. Respon aktif dari peserta menunjukkan kesungguhan dan komitmen dalam mempersiapkan akreditasi secara maksimal.

Seluruh Tim Akreditasi mengikuti kegiatan dengan penuh keseriusan, semangat, dan rasa tanggung jawab. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menjadi modal penting dalam memperkuat koordinasi tim ke depan.

Sebagai tindak lanjut, Tim Akreditasi diberikan waktu selama satu minggu untuk melengkapi dan menyempurnakan seluruh dokumen yang diperlukan sesuai dengan arahan yang telah disampaikan. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses kesiapan madrasah dalam menghadapi tahapan akreditasi berikutnya.

Melalui kegiatan pendampingan ini, MI Ma’arif NU 002 Sambutan diharapkan mampu meningkatkan kesiapan secara menyeluruh, baik dari sisi administrasi maupun kualitas penyelenggaraan pendidikan. Akreditasi menjadi momentum penting dalam mendorong madrasah untuk terus berkembang, berbenah, dan meningkatkan daya saing di bidang pendidikan.

Dengan persiapan yang matang dan kerja sama tim yang solid, MI Ma’arif NU 002 Sambutan menunjukkan optimisme dalam menghadapi akreditasi tahun 2026 serta berkomitmen untuk meraih hasil yang maksimal. (DNA/foto:PP)

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30