Samarinda (Humas) - Kamis (24/08) berlangsung serah terima
bantuan sarana dan prasarana sanitasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalimantan Timur kepada Kementerian Agama
Provinsi Kalimantan Timur yang langsung ditandatangani oleh Kepala Kantor
Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Drs. H. Abdul Khaliq,
M.Pd., Bantuan diserahkan kepada 5 Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) yang ada
di Kota Samarinda dan Kabupaten Paser.
Adapun 5 (lima) lokasi yang telah rampung pembangunannya adalah
Pondok Pesantren Serdang Sari Salam Kota
Samarinda, , Pondok Pesantren Al Muhajir Kab.
Paser, Pondok Pesantren Bustanul Arifin Kab. Paser, Pondok Pesantren Hubbul
Wathan NW Kab. Paser, dan Pondok Pesantren Al Mazaya Kab. Paser;
Hadir pada acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama
Kota Samarinda DR H. Baequni, M.Pd, Kepala Kantor Kemenag Kab. Paser. Drs. H.
Maslehan, bersama beberapa pejabat terkait, Tim PUPR Provinsi Kalimantan Timur
yang kali ini dipimpin oleh Syafruddin, S. T. sebagai Kepala Seksi Pelaksanaan
Wilayah II dan Pimpinan Pondok Pesantren di masing-masing lokasi.
“Momen serah terima ini bagi kami pribadi dan institusi
untuk bisa langsung juga melakukan monitoring terhadap beberapa pondok pesantren,
bukan saja untuk mengetahui sarana dan prasarana yang ada, juga untuk
mengetahui keberadaaan program dan suasana dari pondok pesantren yang ada di
wilayah Kalimantan Timur secara umum dan Kota Samarinda dan Kabupaten Paser,”
Ujar H. Abdul Khaliq.
Ucapan terima kasih yang tak henti-hentinya juga dilontarkan H. Abdul
Khaliq., kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai
pelaksana pembangunan sanitasi di LPK. Karena pembangunan sarana dan prasarana
sanitasi di Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) yaitu di pondok pesantren
merupakan kegiatan pembangunan untuk dapat menyediakan sarana dan prasarana
yang layak dan turut meningkatan kesadaran para penghuni pondok pesantren dan
masyarakat sekitar terhadap pentingnya hidup bersih dan sehat..
Kepala Kantor Kemenag Kota
Samarinda H. Baequni., menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada
kementerian PUPR termasuk di dalamnya dalam hal ini balai prasarana permukiman
wilayah khususnya di Kota Samarinda yang telah memfasilitasi dalam rangka
penandatanganan perjanjian kerjasama penyediaan sarana dan prasarana sanitasi
di lembaga pendidikan keagamaan tahun 2023 dan penandatanganan surat pernyataan
siap menerima hibah barang milik negara dan surat pernyataan kesanggupan
sebagai tim pelaksana pembangunan.
Menurut H. Baequni, bantuan
sanitasi yang digulirkan oleh Kementerian PUPR kepada Pondok Pesantren kali ini
merupakan bagian hadirnya pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan
di pondok pesantren. Tanpa sanitasi, MCK yang bersih akan sulit menerapkan pola
hidup sehat. (Han)
