Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Sekjen
  • 2025-07-14 16:05:06
  • 179

Samarinda (Humas) - Sebagai bagian dari upaya membentuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang BerAKHLAK, Kementerian Agama resmi membuka kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) dan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2025, pada hari ini, Senin (14/7). Acara dipusatkan di Auditorium Kemenag RI, Jakarta, dan diikuti secara daring oleh puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia. BerAKHLAK merupakan nilai-nilai yang berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Pelatihan ini wajib diikuti oleh seluruh CPNS dan PPPK yang dinyatakan lulus pada periode TA 2024. Arah dan orientasi utama dari penyelenggaraan ini adalah untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagai abdi negara untuk pelayanan publik yang profesional dan berintegritas. Kegiatan ini diikuti oleh 17.221 CPNS dengan rincian yang hadir secara klasikal 260 CPNS dan hadir secara daring 16.961 CPNS serta 71.455 PPPK yang mengikuti secara daring terpusat di masing-masing titik kumpul kantor Kementerian Agama Pusat Provinsi/Kota/Kabupaten/PTKN/BDK dan Asrama Haji. Tema yang diangkat pada Pelatihan Dasar CPNS dan Orientasi PPPK pada tahun 2025 yaitu “Membangun SMaRT ASN dalam Mewujudkan Kementerian Agama Berdampak”. SMaRT adalah akronim dari Semangat, Melayani, Responsif, dan Terpecaya. Hal ini sesuai dengan laporan yang disampaikan oleh Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama Bapak Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, M.T.

Selanjutnya, acara dilanjutkan penyampaian enam kebijakan baru untuk memudahkan karir ASN yang disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., M.H. Kebijakan yang disampaikan salah satunya pencantuman gelar bagi ASN yang memiliki Diploma, S1, S2, ataupun S3 dapat mencantumkan gelar tersebut dengan syarat ijazah tersebut dari kampus yang terakreditasi. Kemudian beliau juga menyampaikan mengenai izin belajar bagi ASN, pencantuman gelar profesi yang dimiliki, kenaikan jabatan fungsional untuk uji kompetensi dapat diperbanyak lagi dalam setahun dan dapat melakukan kenaikan pangkat mendahului atasannya jika memang memenuhi persyaratannya.

Kemudian acara ini dibuka oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A.  Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan pentingnya ASN Kemenag sebagai teladan dalam menjaga integritas, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, serta mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama di tengah keberagaman bangsa. Selain itu, tidak hanya motto BerAKHLAK, tetapi ASN Kementerian Agama harus ISTIQOMAH (Ikhlas, Sabar, Tawaduk, Istiqomah, Qanaah, Amanah, Mutawassiq, Adab, dan al-Hilmu).

Pelatihan akan mencakup berbagai materi, seperti nilai-nilai ASN BerAKHLAK, wawasan kebangsaan, etika birokrasi, serta penguatan digitalisasi layanan publik. Menteri Agama berharap para peserta mampu menjadi pelayan publik yang unggul dan adaptif dalam menghadapi tantangan zaman. Dengan dibukanya pelatihan ini, Kementerian Agama berkomitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur yang siap menghadapi tantangan birokrasi modern, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (AR/foto:KPG)

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30