Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Pengawas
  • 2025-08-01 14:59:58
  • 189

Samarinda (Humas) - Dalam rangka memperkuat sinergi antara pelayanan keagamaan dan pengabdian sosial di tengah masyarakat, Pengawas Pendidikan Agama Buddha Kota Samarinda dan seakligus pendamping penyuluh, Bapak Kuswanto, S.Ag., M.Pd, melakukan kegiatan pemantauan dan pendampingan pada acara Pelayanan dan Cek Kesehatan Gratis yang diselenggarakan oleh pengurus umat Buddha di TITD Thien Ie Kong, Jalan Yos Sudarso, Kota Samarinda, pada Kamis (31/07).

Acara ini merupakan bagian dari sebuah praktik nilai-nilai keagamaan umat Buddha (Metta Karuna/Cinta kasih dan kasih sayang) yang sarat dengan makna spiritual, refleksi diri, serta dalam ajaran Tridharma. Dengan kata lain, kegiatan yang dilakukan oleh umat Buddha di TITD Thien Ie Kong juga merupakan ajaran Sang Buddha yang diimplementasikan dalam bentuk nyata sebagai praktik belas kasih (karuna) dan kemanusiaan, dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada umat dan masyarakat sekitar, tanpa memandang latar belakang suku, agama, atau status sosial.

Pelayanan kesehatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi umat Buddha dengan Tim Kesehatan dari Puskesmas Unit Samarinda Kota dan Unit Kesehatan Kerja (UKK) Kelurahan Karang Mumus, yang menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, cek tekanan darah, pemeriksaan gula darah, dan edukasi gaya hidup sehat. Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Kuswanto, S.Ag., M.Pd, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas inisiatif yang digagas oleh pengurus TITD Thien Ie Kong. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan contoh konkret dari aktualisasi ajaran agama Buddha dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, terutama dalam upaya menciptakan keselarasan hidup, kepedulian terhadap sesama, dan penguatan nilai-nilai toleransi serta moderasi beragama.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa ajaran agama Buddha tidak hanya berhenti pada aspek spiritual, melainkan juga meluas pada kepedulian sosial dan kemanusiaan. Ini menjadi bentuk moderasi beragama yang nyata dan patut diapresiasi, “ ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu wujud nyata dari kolaborasi lintas sektor antara unsur agama, pemerintah, dan masyarakat. Pemerintah melalui pengawas dan penyuluh agama hadir tidak hanya untuk mengawasi, melakukan pendampingan tetapi juga mendukung dan memberikan motivasi atas inisiatif-inisiatif keagamaan yang berorientasi pada kesejahteraan sosial.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat memperkuat citra agama sebagai kekuatan moral yang mendorong kemajuan masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya hidup rukun, saling menghargai, dan tolong-menolong di tengah kemajemukan bangsa Indonesia. (DNA/foto:PP)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30