Samarinda (Humas) - Di akhir tahun 2022
Dinas Perdagangan Kota Samarinda berkaloborasi dengan Kantor Kementerian Agama
Kota Samarinda kembali gelar operasi pasar murah dirangkai dengan Lounching
Program Unggulan Tahfidz., acara yang digelar di halaman MTS Negeri Samarinda
Seberang, Jum'at (09/12)
Karena banyaknya peminat dari kalangan
Wali murid memasukan anaknya ke Madrasah, Untuk kali ke dua Kota Samarinda
memiliki Madrasah Tsanawiyah berstatus Negeri, MTS Negeri di Kec. Samarinda
Kota, dan MTS Negeri Kec. Samarinda Seberang. Hal ini pun dipaparkan langsung
oleh Kepala Kemenag Kota Samarinda, Dr. H. Baequni, M.Pd.
"Madrasah Tsanawiyah Negeri itu
diminati oleh 100 Orangtua murid yang ingin anaknya melanjutkan pendidikan di
lingkungan Madrasah, yang di terima hanya 300-400 orang, ada sekitar 70% murid
tidak diterima, oleh karena itu dengan adanya MTS Negeri di Samarinda Seberang
ini, semoga bisa menambah, dan mengakomodir minat dari orangtua murid".
Terang H. Baequni.
Kepala Kemenag Kota Samarinda itu pun
memberi kabar gembira pula, karena sudah ditambahnya Program Unggulan Tahfidzul
Qur'an.
"Berawal dari keluhan guru tentang
para murid yang banyak mengantuk di kelas, dikarenakan mengikuti program
Tahfidz di luar sekolah, kini Program itu kami bawa ke lingkungan Madrasah
Tsanawiyah Negeri, Program Tahfidzul Qur'an berasrama yang sebelumnya tidak
pernah dimiliki oleh MTS yang berstatus Negeri di mana pun di Indonesia, untuk
kali pertama Kota Samarinda memilikinya. Pungkas H. Baequni.
Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun yang
menghadiri Pasar Murah sekaligus Launching Program Unggulan Tahfidz MTS Negeri
Samarinda Seberang itu pun mengapresiasi kegiatan tersebut.
"Ya saya sangat gembira, Program
Tahfidzul Qur'an tentunya bisa mencetak generasi penghafal Qur'an yang kelak
menjadi ulama, ini sejalan dengan selogan Samarinda menjadi Kota Pusat
Peradaban, ditambah program Pemkot tentang pengkaderan Ulama yang tiap tahunnya
ada 50 Santri yang diberangkatkan ke Tarim, Hadramaut,Yaman, tentunya kelak
kedepannya akan lahir generasi generasi ulama yang religius dan tentunya
berakhlak dan beradab". Ucap Andi Harun.
Pimpinan tertinggi Ibu Kota Provinsi
Kaltim yang dikenal juga sebagai figur yang religius ini pun juga langsung
memberi tes hafalan kepada para santri Tahfidzul Qur'an dengan potongan ayat
Al-Qur'an, Surah An-Nisa, dan Al-Baqarah. (Han)
